macanbolanews.com DKI Jakarta – Sebanyak 21 negara berpartisipasi di Asian Cadets & Junior Judo Championship 2025 yang mana dijalankan pada 11-15 September di dalam Tennis Indoor Gelora Bung Karno Jakarta.
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada pidato pembukaan, Kamis, menegaskan kebanggaan Indonesia lantaran untuk pertama kalinya dipercaya menjadi tuan rumah turnamen ini.
Kejuaraan ini mempertemukan atlet-atlet usia muda dari kategori cadet (15-17 tahun) lalu divisi junior (18-20 tahun), yang dihadiri oleh oleh 196 judoka dari 21 negara. Kompetisi ini mengadu 30 kelas berat mulai dari -40 kg hingga +100 kg selama empat hari kompetisi.
“Ini adalah momen bersejarah, dikarenakan Indonesia untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah turnamen ini. Kami berazam menyelenggarakan acara dengan standar tertinggi di hal organisasi, keramahtamahan, lalu semangat sejati judo,” ujar Maruli di tempat hadapan para delegasi.
Ia menekankan bahwa perlombaan ini tidak ada hanya saja menjadi turnamen perebutan medali, melainkan juga sarana penting bagi para judoka muda Asia untuk belajar, tumbuh, juga meneladani nilai penghormatan, persahabatan, lalu keunggulan.
“Lebih dari sekadar kompetisi, turnamen ini adalah rapat bagi para judoka muda Asia untuk belajar, berkembang, dan juga meneladani jalan penghormatan, persahabatan, serta keunggulan,” katanya.
Maruli juga menyampaikan apresiasi untuk Presiden Judo Union of Asia Obaid Al-Ansi beserta Komite Eksekutif JEEA yang digunakan sudah memberikan kepercayaan untuk Indonesia untuk menyelenggarakan perlombaan ini.
Ia turut berterima kasih untuk sponsor, mitra, panitia, juga sukarelawan yang tersebut berperan penting pada terselenggaranya acara.
“Semoga turnamen ini menginspirasi juga menjadi pengalaman tak terlupakan bagi setiap orang. Selamat datang di area Jakarta, selamat datang di dalam Asian Cadets and Junior Judo Championships 2025,” kata Maruli.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence pada situs web ini tanpa izin ditulis dari Kantor Berita ANTARA.















