Ibukota Indonesia – Polda Metro Jaya menangkap lima pelaku perampasan dengan kekerasan yang tersebut bermodus menghadirkan kenalan terhadap orang remaja berinisial H (19) ke kawasan Jati Asih, Perkotaan Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan kawanan terdakwa yang mana ditangkap, yakni dua perempuan berinisial VK alias M lalu DPK alias D, dan juga tiga laki-laki berinisial R alias A, ANO alias AS, dan juga MZF alias Z.
“Korban berkenalan dengan perempuan secara online juga meminta bertemu, kemudian tanpa peringatan para pelaku lainnya menodongkan celurit serta membacok orang yang terluka untuk mengambil serta merampas secara paksa motor lalu barang milik korban,” kata Budi di keterangannya dalam Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan kejadian yang disebutkan terjadi pada Akhir Pekan (16/11) dini hari ketika orang yang terluka melintas pribadi diri pada Jalan Benda, Jati Asih, Bekasi.
“Di kedudukan itu, sebagian pelaku tanpa peringatan menghadang kemudian menyerang orang yang terdampar hingga menyebabkan luka pada bagian punggung. Setelah mendapatkan pertolongan, penderita melapor ke Polsek Jati Asih sehingga penyelidikan dapat segera dilakukan,” terang Budi.
Setelah laporan diterima, sambung dia, personel dengan segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, dan juga menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di jalur yang dimaksud dilalui para pelaku.
“Dari hasil analisis lapangan, tim berhasil mengidentifikasi dua perempuan serta tiga pria yang diduga terkait dengan serangan terhadap korban,” ujar Budi.
Dia menyebutkan setelahnya dijalankan penyelidikan, sebanyak lima pelaku ke tiga kedudukan berbeda di dalam wilayah Bekasi pada Awal Minggu (17/11) dapat ditangkap. Mereka memiliki peran berbeda, mulai dari pengumpan, joki, hingga eksekutor.
Sejumlah barang bukti, kata dia, yaitu dalam bentuk sebagai dua bilah celurit, dua unit kendaraan beroda dua motor, juga pakaian yang tersebut dipakai pelaku telah terjadi diamankan. Satu pelaku lainnya berinisial R pada waktu ini masih pada pengejaran.
“Pengungkapan cepat ini kembali menegaskan komitmen Polri untuk hadir secara sigap, tanggap, juga memberikan rasa aman terhadap masyarakat,” tegas Budi.
Dia pun melakukan konfirmasi setiap laporan warga segera ditindak secara cepat dan juga profesional sebagai bentuk peningkatan pelayanan masyarakat kemudian konsistensi Polri di penegakan hukum.














