Ibukota – Ganda campuran Indonesi Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu menjaga asa lolos ke World Tour Finals setelahnya menembus perempat final BWF World Tour Super 500 Australian Open 2025.
Mereka mengalahkan duta Taiwan Wu Guan Xun/Lee Chia Hsin, dengan skor 24-22, 21-14 pada putaran 16 besar di dalam Quaycentre, Olympic Boulevard, Kamis.
“Tekad lalu nekat harus ada oleh sebab itu ini pertandingan terakhir ke World Tour 2025 dan juga kami juga ingin mengejar tiket World Tour Finals,” kata Felisha di informasi resmi PP PBSI.
Pada laga hari ini, Jafar/Felisha sempat kesulitan pada gim pertama di mana start yang mana lambat memproduksi merek terus tertinggal.
Variasi serangan dari Lee Chia Hsin juga memaksa mereka itu membuka sejumlah ruang sehingga kerap tertekan. Namun, Jafar mengumumkan kesempatan berubah ketika merek memutuskan untuk meningkatkan tempo permainan.
“Alhamdulillah dapat menang hari ini tanpa cedera. Tadi main tidak ada ringan apalagi di gim pertama, startnya terlalu lambat. Tapi ke akhir kami menambah kecepatan kemudian tak mau melepas gim itu, akhirnya sanggup mengejar juga membalikkan keadaan,” ujar Jafar.
Jafar/Felisha bertekad untuk bisa saja terus melaju jarak jauh di dalam Australian Open 2025. Selanjutnya merekan akan berhadapan dengan duta Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje yang sebelumnya menang berhadapan dengan duta Taiwamn Chen Cheng Kuan/Hsu Yin Hui dengan skor 21-9, 21-8.
Pada penghadapan pertama, Jafar/Felisha kalah di Korea Open 2025 dengan skor 24-22, 19-21, 14-21.
“Besok bertemu Mathias/Boje. Kami akan recovery dulu supaya situasi fit lagi, sesudah itu evaluasi pertandingan pertama di mana kami kalah,” kata Felisha.
Jafar menambahkan persiapan jelang laga berikutnya juga akan difokuskan pada evaluasi performa hari ini.
“Selain evaluasi pada waktu perjumpaan pertama lawan Mathias/Boje, pasti persiapan ke besok adalah evaluasi permainan tadi. Memperbaiki apa yang mana masih kurang. Kami tidaklah mau kalah pastinya,” ujarnya.













