DKI Jakarta – Pembimbing Tangerang Hawks Basketball Antonius Joko Endratmo berambisi untuk menyebabkan timnya mencapai prestasi tambahan bagus di Indonesian Basketball League (IBL) 2026, dibandingkan musim sebelumnya.
Ambisi itu sejalan dengan kebijakan manajemen yang tersebut masih mempercayakan ia sebagai pembimbing kepala sejak akhir 2022, dengan menunda kontrak dengan klub untuk musim berikutnya.
“Target saya mengakibatkan regu ini lebih besar baik lagi, step by step (selangkah demi selangkah),” kata pria yang kerap disapa Coach Joko itu.
Coach Joko menggantikan Efri Meldi sebagai pembimbing kepala juga memulai tugasnya dengan mengakibatkan Hawks mengundurkan diri dari dari tempat papan bawah, pasca pada musim 2022, grup itu belaka mencatatkan enam kemenangan dari 22 pertandingan.
Pada musim pertamanya mengatur sejak awal kompetisi, beliau hampir mengantarkan Hawks ke putaran playoff dengan finis dalam peringkat kesembilan.
Performa Hawks terus mengalami perkembangan dalam 2024 serta 2025. Musim 2025, pasukan itu berhasil lolos ke fase playoff dengan rekor pertandingan 13-13 (menang-lalah) ketika musim reguler. Namun, langkah mereka terpaksa berhenti pada putaran pertama fase gugur setelahnya dikalahkan juara IBL 2024, Pelita Jaya Jakarta.
Meski demikian, pencapaian itu berubah jadi bentuk progres signifikan dari kinerja pasukan selama berada di bawah arahan Coach Joko.
Pelatih itu berharap keberlanjutan acara lalu pembenahan komposisi pemain dapat berdampak segera pada prestasi grup ke IBL 2026.
“Musim lalu, kami mampu meraih playoff kemudian ke depan saya berharap lebih banyak baik lagi kemudian mampu berbicara sejumlah ke musim 2026,” ujar mantan pebasket nasional itu.
Untuk menyokong target tersebut, Hawks melakukan beberapa inovasi penting pada offseason. Dalam jajaran manajemen, Ferri Jufry bergabung guna menguatkan bentuk operasional klub.
Sementara pada staf kepelatihan, dua asisten baru yakni Oleh Halim kemudian Asep Nugroho, didatangkan untuk menambah kedalaman dan juga variasi pendekatan di persiapan tim.
Melalui perpaduan pada jajaran pembimbing serta penyegaran di dalam area pendukung, Hawks berharap dapat mempertahankan tren peningkatan performa yang dimaksud sudah ada terlihat pada dua musim terakhir.
Klub berusaha mencapai konsistensi sejak awal musim sebagai kunci untuk bersaing lebih lanjut kompetitif, sekaligus menyimpan potensi menembus fase playoff lalu melangkah lebih besar sangat dibandingkan dengan musim sebelumnya.















