Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Lampung-Banten resmi daftar tuan rumah PON XXIII

Lampung-Banten resmi daftar tuan rumah PON XXIII

Bandarlampung – Provinsi Lampung kemudian Banten mendaftar secara resmi ke KONI Pusat sebagai tuan rumah bersatu Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII tahun 2032.

“Kami diterima Ketua Tim Penjaringan Tuan Rumah PON XXIII Eman Sanusi dalam Jakarta,” kata Waketum II Sektor Pembinaan Prestasi serta Sport Science KONI Lampung Riagus Ria pada keterang yang digunakan diterima di dalam Bandarlampung, Kamis.

Ia menjelaskan terkait langkah yang digunakan diwujudkan Lampung lalu Banten di pencalonan tuan rumah PON, pada mana kedua area yang dimaksud diwakili KONI juga unsur pemerintah per individu area sudah ada menyerukan pendaftaran yang mana dilampiri dengan tanda pembayaran Rp1 miliar per area serta dilampiri persyaratan lain yang tersebut dibutuhkan.

“Dari Lampung juga Banten per individu sudah ada menyerukan bukti setor kemudian lampiran persyaratannya, tadi diserahkan oleh Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat, lalu juga dari Ketum KONI Banten. Di sana juga diperkuat dengan diperkenalkan unsur pemerintah yakni Dispora juga Bappeda,” kata Riagus.

Tahapan berikutnya, lanjut Riagus adalah mengantisipasi serangkaian validasi dari grup penjaringan KONI Pusat, dan juga kemudian ada visitasi kelompok ke per individu tempat untuk meninjau arena yang dimaksud didaftarkan tersebut.

“Lampung akan menyiapkan venue untuk 20 cabang olahraga dari 43 cabor yang digunakan akan dipertandingkan ke PON XXIII tahun 2032 itu. Selebihnya Banten yang digunakan meng-cover, diantaranya stadion untuk sepak bola, berkuda kemudian juga rugbi dan juga sebagainya,” jelas Riagus.

Dia menyampaikan bahwa dari panitia penjaringan menyebutkan ini adalah panitia PON LABA atau Lampung – Banten 2032 oleh sebab itu sesuai dengan konsep yang diajukan Lampung pada proposal tuan rumah tersebut.

“Kami masih ada tanggung jawab lain selain menyiapkan venue segera, yakni menggalang dukungan provinsi lain, masing-masing kebagian 18 provinsi. Lampung mendapatkan tugas untuk menghimpun dukungan dari seluruh Sumatera, Kalimantan, Gorontalo lalu NTB. Sisanya tanggung jawab Banten. Kalimantan salah satunya salah satunya adalah IKN. Jadi IKN masuk di satu kontingen,” ujar Riagus.

Masih ada persyaratan penting yang digunakan harus segera disusulkan adalah surat dukungan tertoreh dari Pemimpin wilayah lalu Ketua DPRD provinsi masing-masing.

“Untuk persyaratan itu harus dinyatakan dengan tertulis, meskipun kedua gubernur secara lisan sudah ada menyatakan dukungannya, juga Ketua DPRD Lampung. Selain itu juga memperbarui MoU kedua wilayah oleh para Pemuka mengganti MoU yang digunakan lama. Nanti kita masih mengutarakan lagi uang jaminan sebesar Rp7 miliar yang dimaksud ditanggung sama-sama Banten, jadi kita siapkan Rp3,5 miliar batasnya tanggal 1 Mei 2026,” ungkap Riagus.

Ria menjelaskan, ada yang digunakan menawan di reuni tersebut, bahwa ada kemungkinan Lampung – Banten berubah menjadi tuan rumah PON 2028, jikalau ternyata NTB dan juga NTT tidaklah menyanggupi hingga waktu yang tersebut ditentukan.

“Risikonya, kita juga harus siap untuk mengambil alih PON 2028 jikalau itu memang benar dimungkinkan. Ada beragam alasan yang tersebut bisa saja berubah jadi penentunya. Maka dari itu, semua tergantung pada penilaian grup penjaringan KONI pusat nantinya ketika visitasi dijalankan ke Lampung kemudian Banten. Kami mohon dukungannya penduduk Lampung dari seluruh kalangan agar semua berjalan sukses,” tutupnya.

Delegasi Lampung dipimpin Ketua Umum KONI Lampung Taufik Hidayat didampingi Waketum I Margono Tarmudji, Waketum II Riagus Ria, Waketum IV Achmad Chrisna Putra serta Sekretaris Dispora Provinsi Lampung Budi Marta.