DKI Jakarta – Kepolisian mengejar jambret yang dimaksud menyeret korbannya individu wanita sepanjang 50 meter di kawasan Kapuk Muara, Penjaringan, Ibukota Indonesia Utara, pada Kamis (20/11).
Saat itu orang yang terluka yang tersebut bernama Sahara mempertahankan kalung miliknya yang digunakan ingin dirampas oleh pelaku kejahatan tersebut.
“Aksi ini terbentuk pada Kamis (20/11) sekitar pukul 14.00 Waktu Indonesia Barat usai orang yang terdampar ini pulang berbelanja di dalam dekat rumahnya ke kawasan Kapuk Muara, Penjaringan,” kata Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agus Ady Wijaya ke Jakarta, Minggu.
Ia mengatakan, tenaga sudah ada melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Hari Jumat (21/11). “Kami juga sudah pernah mengamankan rekaman CCTV pada sekitar lokasi,” kata dia.
Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan, pelaku diduga berjumlah dua khalayak dengan ciri-ciri yang digunakan terekam kamera pengawas (CCTV).
Kedua pelaku menggunakan pakaian gelap juga topi serta masker. Namun nomor polisi kendaraan pelaku tak terbaca jelas.
Petugas juga sudah pernah memohonkan individu yang terjebak menghasilkan laporan resmi untuk meningkatkan kekuatan tahapan penyelidikan.
“Kasus ini masih kami dalami. Rekaman CCTV serta pernyataan saksi menjadi unsur awal untuk mengidentifikasi pelaku,” ujarnya.
Seorang perempuan bernama Sahara menjadi orang yang terluka penjambretan lalu terseret di jalan sepanjang 50 meter lantaran mempertahankan kalung miliknya yang digunakan akan dijambret pelaku dalam Kapuk Muara, Penjaringan.
Saat itu, orang yang terluka sedang berjalan pulang pasca berbelanja pada warung dekat rumahnya. Di sedang perjalanan, dua penduduk yang dimaksud berboncengan sepeda gowes motor warna putih mendekati individu yang terjebak juga menyita perhatian kalung miliknya.
Korban berjuang mempertahankan perhiasan miliknya yang disebutkan hingga terseret ke puluhan meter ke jalanan.
Korban berteriak mengajukan permohonan pertolongan dan juga kedua pelaku secara langsung melarikan diri. Upaya penjambretan itu tidak ada berhasil sebab kalung masih berada dalam tangan korban.
“Warga sekitar kemudian menolong penderita yang tersebut mengalami luka akibat terseret,” kata dia.















