Ibukota Indonesia – Pihak keluarga mengungkapkan ayah tiri sekaligus pelaku pembunuhan anak laki-laki bernama Alvaro Kiano Nugroho (6) yang hilang ke Pesanggrahan, DKI Jakarta Selatan, sempat membantu tahapan pencarian.
“Dia (ayah tiri) sampai nganterin ke Polsek, Polda, jadi kayak khalayak gak punya salah aja gitu. Terus nganterin saya ke khalayak pinter gitu, ya, ke Karawang lalu Bogor,” kata nenek Alvaro, Sayem untuk wartawan di dalam Jakarta, Senin.
Dia menyatakan pelaku yang mana bernama Alex itu sempat menciptakan alibi untuk menutupi kejahatannya.
Namun, beliau mencurigai Alex hanya sekali membantu di dalam awal pencarian, kemudian menghilang tanpa kabar.
Di sisi lain, kakek Alvaro, Tugimin (71) mengungkapkan ayah tiri Alvaro itu sempat mengantarkannya menimbulkan laporan polisi ke Polsek Pesanggrahan, Ibukota Indonesia Selatan.
“Kira-kira jam 11.00 WIB, beliau bergabung nyari, mengambil bagian nyari Alvaro dalam mana beradanya. Terus jam 11 itu saya ke Polsek. Dia nganter saya, ke Polsek untuk laporan kehilangan anak,” ucap Tugimin.
Kemudian, ia mengutarakan dua hari sebelum Alvaro menghilang, atau pada Selasa, 4 Maret 2025, pelaku sempat berkunjung ke rumahnya yang tersebut juga ditempati oleh Alvaro.
Saat itu, beliau mengungkapkan pelaku juga sempat membelikan mainan untuk Alvaro.
“Ketemu sejenis pelaku di sini, di rumah. Malah beliin mainan,” ungkap Tugimin.
Pihak keluarga pun mengaku tidaklah menyangka Alex merupakan pelaku pembunuhan Alvaro.
Saat ini, Alex dinyatakan telah terjadi meninggal globus di Polres Metro DKI Jakarta Selatan.
Sebelumnya, polisi menemukan Alvaro yang digunakan hilang sejak Maret 2025 dalam Pesanggrahan, DKI Jakarta Selatan, itu di kondisi meninggal globus di Kali Cilalay, Bogor, Jawa Barat.
Alvaro diduga ditemukan pada keadaan telah berbentuk kerangka, yang digunakan kemudian akan dipastikan oleh kepolisian melalui tes DNA.
Alvaro terhitung hilang selama delapan bulan. Keberadaannya telah tidaklah terdeteksi sejak Kamis, 6 Maret 2025.














