Kuala Lumpur – Duta Besar RI untuk Negara Malaysia Dato’ Indera Hermono mengajukan permohonan masyarakat Tanah Air yang digunakan terdampak banjir ke negeri jiran itu untuk segera menghubungi Kedutaan Besar RI serta Konsulat Jenderal RI apabila memerlukan bantuan.
Hal itu disampaikan Hermono pasca banjir melanda sedikitnya tujuh negara bagian pada Negara Malaysia pada beberapa hari terakhir.
“Kami mohon apabila ada penduduk Indonesia yang tersebut memerlukan bantuan dapat menghubungi KBRI,” kata Dubes Hermono untuk ANTARA di dalam Kuala Lumpur, Awal Minggu (24/11).
Hingga Mulai Pekan pagi, hampir 11.000 pemukim terdampak pada Malaysia, di mana Kelantan bermetamorfosis menjadi negara bagian yang dimaksud paling parah dilanda banjir.
Hermono menyatakan Kelantan serta Pantai Timur Tanah Melayu memang sebenarnya kerap dilanda banjir. Dia menyarankan agar warga Negara Indonesia yang dimaksud berada di dalam wilayah-wilayah itu dapat saling berbicara lalu berkoordinasi.
Pemerintah Malaya berjuang mengantisipasi jikalau banjir turut melanda Kuala Lumpur. Banjir besar pernah melanda ibu kota Negara Malaysia pada 2021.
Menurut wartawan ANTARA pada Kuala Lumpur, hujan dengan intensitas cukup tinggi berjalan dalam kota itu pada beberapa hari terakhir.
Debit air Sungai Gombak serta Sungai Klang – dua sungai yang pertemuannya menjadi cikal akan segera nama Kuala Lumpur – juga mengalami peningkatan.











