Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Polisi undang keluarga untuk audiensi terkait kematian Arya Daru

Polisi undang keluarga untuk audiensi terkait kematian Arya Daru

Ibukota – Polda Metro Jaya mengundang pihak keluarga untuk melakukan audiensi terkait kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan (ADP).

“Iya, benar mengundang keluarga dan juga penduduk tua (Arya Daru) untuk audiensi,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto pada waktu dikonfirmasi, Rabu.

Namun, ia belum dapat menjamin jikalau pihak keluarga akan hadir di undangan yang disebutkan atau tidak.

“Rencana jam 13.00 WIB, kita lihat nanti,” ujar Budi.

Berdasarkan undangan yang diterima, tertera pihak keluarga ADP diundang dengan jadwal penjelasan akhir hasil pemeriksaan atau penyelidikan melawan kematian Arya Daru Pangayunan (ADP).

Sebelumnya pengacara keluarga Arya Daru Pangayunan (ADP) mengajukan permohonan penghargaan perkara khusus perkara kematian diplomat muda yang dimaksud ke Bareskrim Polri.

“Kami mengajukan surat ke Bareskrim adalah untuk mengajukan pengalihan penyelidikan plus penghargaan perkara khusus,” kata anggota tim pengacara keluarga Arya Daru Pangayunan, Mira Widyawati, di dalam Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, pada 16 Oktober 2025.

Selain mengajukan permintaan peringkat perkara khusus, beliau memaparkan pihaknya juga menanyakan perkembangan surat yang dia ungkapkan terhadap Bareskrim Polri, yang berisi permohonan bantuan pengungkapan misteri kematian Arya Daru.

“Tadi jawabannya (dari Biro Wasidik) sedang dibuatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas (SP3D) kemudian laporan kemajuan,” ungkap Mira.

Dia menuturkan seluruh upaya yang dimaksud diwujudkan regu kuasa hukum agar misteri kematian Diplomat Kemlu itu terungkap secara jelas.

Keluarga Arya Daru, kata dia, meyakini kematian almarhum tidak akibat bunuh diri.

“Kami regu kuasa hukum ingin menindaklanjuti atau membuka kembali perkara ini seterang-terangnya oleh sebab itu ini negara hukum. Negara hukum, tidak negara mafia hukum. Artinya, kami kekal harus membongkar ada apa pada balik ini semua oleh sebab itu kita semua tahu bahwa kematian almarhum ADP sejumlah misteri kemudian kejanggalan,” tutur Mira.