Ibukota Indonesia –
Badan Narkotika Nasional Perkotaan (BNNK) Perkotaan Ibukota Indonesia Utara menyasar seluruh pegawai pemerintahan dalam wilayah setempat untuk mengikuti tes narkoba melalui tes urine untuk menjamin pegawai Pemkot Jakut bebas narkotika.
“Sasaran kami melakukan tes urine ke seluruh pegawai, baik pada tingkat kota, kecamatan hingga kelurahan,” kata Kepala BNNK DKI Jakarta Utara Kombes Pol Irwan Andy ke Jakarta, Kamis.
Menurut ia kegiatan tes urine ini sebagai upaya untuk pencegahan, penyalahgunaan, pemberantasan, peredaran gelap narkotika (P4GN) pada Pusat Kota Ibukota Utara.
“Kami ingin melakukan konfirmasi seluruh pegawai pemerintahan bebas dari pengaruh narkoba,” kata dia.
BNNK Jakut pun melakukan tes urine mendadak untuk personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Utara sebagai upaya di menghindari peredaran barang haram yang dimaksud pada lingkungan pemerintahan setempat.
Sumber biaya kegiatan tes urine ini merupakan hibah dari Pemprov DKI Ibukota Indonesia yang dimaksud diinstruksikan segera dari Kementerian Dalam Negeri RI untuk pencegahan, penyalahgunaan, pemberantasan, peredaran gelap narkotika.
Menurutnya, hasil tes urine pada hari ini akan secara langsung pergi dari lalu dilaporkan segera untuk pimpinan masing-masing.
“Ini merupakan acara yang tersebut dikerjakan Pengurus DKI Ibukota Pramono Anung untuk menegaskan Ibukota Indonesia bebas narkoba,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakut Budhy Novian mengutarakan berjumlah 100 personel dilaksanakan tes urine juga hasilnya negatif.
“Alhamdulillah tidak ada ada yang terpapar penyalahgunaan narkoba,” kata Kasatpol PP Ibukota Utara, Budhy Novian ke Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan, tes urine ini menegaskan bahwa Satpol PP sebagai personel penegak peraturan tempat (perda) harus bebas dari narkoba sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan baik juga adil.
Kemudian menciptakan lingkungan kerja yang dimaksud segar sesuai dengan tujuan mewujudkan lingkungan kerja yang digunakan sehat, produktif lalu bersih dari narkoba.
“Tes urine ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan komunitas terhadap institusi pemerintah,” katanya.















