Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

56 tewas, 21 hilang akibat banjir dan juga tanah longsor pada Sri Lanka

56 tewas, 21 hilang akibat banjir lalu juga tanah longsor pada Sri Lanka

Istanbul – Sedikitnya 56 penduduk tewas dan juga 21 lainnya hilang pada banjir besar selama satu puluh hari kemudian tanah longsor pada Sri Lanka, menurut laporan media lokal pada Jumat.

Operasi penyelamatan terus berlanjut di daerah-daerah yang digunakan terdampak parah oleh sebab itu negara kepulauan yang disebutkan masih berada di kondisi cuaca buruk, di antaranya hujan lebat, banjir yang mana meningkat, dan juga tanah longsor sejak 17 November, yang tersebut mengganggu keberadaan di dalam beberapa distrik, lapor surat kabar lokal berbahasa Inggris, Daily Mirror.

Menurut Pusat Manajemen Bencana, 14 pemukim terluka, sementara lebih tinggi dari 43.991 khalayak dari 17 distrik terdampak parah oleh cuaca buruk.

Presiden Sri Lanka Anura Kumara Dissanayake telah dilakukan memerintahkan pengerahan lebih besar dari 20.000 personel militer untuk melakukan operasi penyelamatan, menurut Daily Mirror.

Distrik Batticaloa sudah mengalami curah hujan lebih lanjut dari 300 milimeter (11,8 inci), total yang mana sangat besar untuk satu periode.

Sistem tekanan rendah telah terjadi menciptakan angin kencang serta gelombang hujan deras yang digunakan berulang dalam seluruh negeri.

Pihak berwenang telah dilakukan mengeluarkan peringatan serius bahaya tanah longsor untuk delapan distrik berisiko tinggi, yang tersebut menandakan risiko penting bagi lereng curam, penduduk ke lereng bukit, dan juga zona rentan.

Warga pada distrik-distrik yang dimaksud diimbau untuk permanen waspada, mengelak perjalanan yang tersebut bukan perlu, juga bersiap untuk pemindahan segera.