Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Asselah jaga semangat pantang menyerah jelang debut pada SEA Games 2025

Asselah jaga semangat pantang menyerah jelang debut pada SEA Games 2025

Ibukota Indonesia – Pemain muda timnas futsal putri Indonesia Asselah Terecita Lukuaka menegaskan tekadnya untuk merawat semangat pantang menyerah kemudian tampil maksimal pada debutnya dengan skuad Merah Putih, pada SEA Games Thailand 2025.

“Persiapan saya sendiri tentunya lebih besar keras lagi, sebab ini debut saya dalam timnas, jadi pasti punya semangat yang mana lebih tinggi untuk terus meningkatkan mental juara,” kata ia seusai mengikuti sesi latihan timnas, di Anfa Arena, Jakarta, Jumat.

Pemain berumur 18 tahun jika Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), itu mengaku sudah ada lima bulan menjalani pemusatan latihan serta semakin menyadari tuntutan permainan di level internasional.

Dia mengatakan dukungan ahli juga pemain senior berubah menjadi dorongan penting pada menguatkan mental bertanding, khususnya menjauhi turnamen multievent pertama pada kariernya.

Menurut dia, arahan yang dimaksud diberikan selama latihan tak semata-mata mencakup peningkatan teknik, namun juga motivasi agar tambahan berani pada menghadapi lawan-lawan kuat dalam fase grup maupun fase berikutnya.

Dia menganggap mentalitas yang dimaksud berubah menjadi kunci, agar regu dapat konsisten menjalankan instruksi kemudian taktik ke lapangan.

Asselah menambahkan bahwa dirinya selalu berupaya menyimpan fokus sepanjang inisiatif latihan, baik di penerapan skema permainan maupun disiplin menjaga keadaan fisik.

Pemain muda timnas futsal putri Negara Indonesia Asselah Terecita Lukuaka menjawab pertanyaan wartawan usai mengikuti latihan untuk persiapan SEA Games Thailand 2025, di Anfa Arena, Jakarta, Hari Jumat (28/11/2025). ANTARA/Donny Aditra

Rutinitasnya selama pemusatan latihan lebih besar berbagai diisi dengan sesi latihan, pemulihan tubuh, dan juga mengisi waktu senggang dengan bermain gim atau mengakses media sosial untuk relaksasi.

Dia mengaku, meskipun harus berbulan-bulan berjauhan dari keluarga, dukungan dari kampung halaman permanen bermetamorfosis menjadi sumber semangat besar baginya.

“Keluarga sangat membantu saya buat pertandingan nanti, walaupun merek belaka bisa jadi melalui doa sebab tak mampu mengambil bagian ke Thailand,” ujar dia.

Melalui persiapan yang dimaksud terus dimatangkan, beliau berharap dapat memberikan sumbangan nyata bagi timnas futsal putri Indonesia.

Pemain yang baru lulus sekolah menengah berhadapan dengan (SMA) itu bertekad untuk tampil berani, bukan sederhana menyerah, dan juga menghadirkan energi positif bagi rekan setim, ketika menghadapi persaingan di dalam SEA Games Thailand 2025.