Ibukota – Ganda campuran Indonesia, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana, meraih peringkat perdana ke level BWF World Tour Super 300 setelahnya menjuarai Syed Modi International 2025 dalam Lucknow, India, Minggu.
Dejan/Bernadine menaklukkan delegasi Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai, dua gim secara langsung 21-19, 21-16 pada durasi 40 menit.
Dejan/Bernadine tampil stabil sejak awal pertandingan. Ketatnya tekanan yang digunakan merekan berikan menciptakan pasangan Thailand itu kesulitan mengembangkan ritme permainan.
Meski sempat saling kejar poin pada gim pertama hingga kedudukan 17-16, pasangan Tanah Air mampu menjaga fokus juga melakukan penutupan gim dengan kemenangan 21-19.
Memasuki gim kedua, Dejan/Bernadine secara langsung mengambil kendali dengan keunggulan 8-3 dan juga memperlebar jarak berubah menjadi 11-5 pada interval. Upaya kebangkitan Pakkapon/Sapsiree sempat terlihat, namun perwakilan Tanah Air mampu mengontrol tempo hingga meyakinkan kemenangan 21-16.
Kemenangan ini berubah menjadi penghargaan Super 300 perdana bagi duet yang mana baru dipasangkan sejak September lalu. Sejak berpasangan, Dejan/Bernadine terus menunjukkan progres signifikan dengan tiga kali menembus final.
Sebelum tampil dalam Syed Modi, dia mencapai final Al Ain Masters 2025 (Super 100) lalu mengundurkan diri dari sebagai juara setelahnya menundukkan Marwan Faza/Aisyah Pranata dengan skor 21-12, 21-16.
Kemudian, merekan mencapai final Negara Malaysia Super 100 2025 kemudian kalah dari pasangan Jepang, Yuta Watanabe/Maya Taguchi dengan skor 18-21, 12-21.
Adapun sepanjang perjalanan menuju final Syed Modi 2025, Dejan/Bernadine menyingkirkan beberapa pasangan, diantaranya Dhiren Ayyappan/Taabia Khan (UEA), MP Krishnan/V Prabhuanand (India), Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien (Malaysia), juga Hariharan Amsakarunan/Treesa Jolly (India).
Final di dalam Lucknow ini berubah menjadi penampilan perdana Bernadine di dalam final pertandingan Super 300, sementara bagi Dejan, ia kembali merasakan podium tingkat Super 300 pasca sebelumnya beberapa kali tampil pada level yang dimaksud serupa ketika berpasangan dengan Gloria Emanuelle Widjaja maupun Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Kemenangan dalam India ini juga sekaligus mempertegas duet baru Dejan/Bernadine berubah menjadi salah satu kekuatan baru sektor ganda campuran Indonesia.













