Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Aquabike mengalami perkembangan signifikan pada Tanah Air pada setahun terakhir

Aquabike mengalami perkembangan signifikan pada Tanah Air pada per tahun terakhir

Ibukota – Direktur Aquabike lalu Powerboat Ikatan Motor Indonesia (IMI) Randi Wibawa mengeklaim olahraga aquabike seperti jetski telah dilakukan berprogres signifikan dalam Negara Indonesia pada dalam setahun terakhir, mulai dari jumlah keseluruhan atlet hingga nomor lomba pada penyelenggaraan kompetisi nasional (kejurnas).

“Bertambah cukup signifikan, baik dari sisi kuantitas nomor lomba maupun regenerasi peserta balap mudanya,” kata dia, dalam Jakarta, Senin, pada waktu konferensi pers persiapan Piala AETI Aquabike Indonesian Championship Season 2025 Final Round, yang digunakan diselenggarakan di dalam Geosite Tanjung Tinggi, Belitong Unesco Global Geopark, Bangka Belitung, 5-7 Desember.

Dia menjelaskan bahwa pada 2023 Indonesi hanya saja mengirimkan empat atlet sepeda ke Piala Planet Aquabike dan juga belum mempunyai kompetisi tingkat nasional.

Lebih lanjut ia menjelaskan, keadaan itu berubah pada 2024 ketika IMI mulai menyelenggarakan Kejuaraan Nasional Aquabike Indonesian Championship yang mana ketika itu baru memperlombakan dua kategori, yaitu endurance juga parallel slalom juga partisipan belasan orang.

Memasuki 2025, pengembangan kompetisi dilaksanakan secara pesat.

IMI menambah jumlah total nomor lomba bermetamorfosis menjadi empat, dengan endurance yang dimaksud terdiri melawan GP1 juga GP2, juga parallel slalom yang juga dibagi berubah jadi dua kelas.

Langkah itu, kata dia, berlanjut pada seri Makassar, pada waktu nomor circuit dimasukkan sehingga total berubah menjadi lima nomor.

Kemudian, pada putaran final yang tersebut diselenggarakan pada kawasan Unesco Global Geopark Belitung yang merupakan bagian dari kegiatan bertajuk Gempita Belitong, IMI kembali menambah nomor lomba dengan memfasilitasi peserta balap amatir berlaga ke kategori endurance.

Penambahan yang dimaksud dibuat untuk memberi ruang lebih banyak luas bagi atlet pemula yang mana mulai bermunculan dari beraneka daerah.

Randi menyatakan peningkatan total nomor lomba berdampak segera pada bertambahnya atlet yang dimaksud terlibat di kompetisi resmi.

Kondisi itu penting bagi keberlanjutan prestasi Tanah Air pada event internasional, akibat menyediakan jalur pengembangan yang digunakan lebih besar jelas kemudian berjenjang untuk naik level.

“Sekarang berbagai atlet muda yang sedang kami bina,” ujar dia.

Melalui kalender perlombaan dan juga dukungan dari beragam pihak, IMI optimistis pembinaan aquabike nasional dapat terus meningkat serta meningkatkan kekuatan tempat Indonesia di kancah global.