Kediri – Manajemen Persik Kediri resmi menunjuk Marcos Reina Torres sebagai instruktur kepala anyar untuk menggantikan juru taktik sebelumnya Ong Kim Swee.
Manajer Persik Syahid Nur Ichsan mengatakan Marcos Reina Torres secara langsung dijadwalkan untuk mengatur latihan skuad Persik.
“Marcos Reina akan secara langsung menjadi pemimpin latihan pada waktu para pemain kembali pekan depan,” kata Syahid pada Kediri, Kamis.
Sementara itu, Marcos mengemukakan kesempatan untuk berubah jadi instruktur Persik adalah langkah besar bagi kariernya dirinya di dunia sepak bola Indonesia.
“Ini berubah menjadi langkah besar pada karier saya, bergabung dengan klub besar seperti Persik Kediri. Saya mencoba tumbuh dan juga mengakibatkan regu dan juga klub meraih prestasi bersama,” kata Marcos, yang belum pernah berkiprah dalam persepakbolaan Indonesia.
Pelatih kelahiran Sant Cugat del Vallès, Spanyol, itu menegaskan bahwa walau datang pada pertengahan musim Super League 2025/2026, beliau optimistis mampu mendongkrak level Persik Kediri.
“Kami akan mempersiapkan setiap laga untuk menang juga berjuang berada dalam peringkat setinggi mungkin. Datang dalam pertengahan kompetisi, jadi dengan semua pertandingan yang mana telah dimainkan sebelum lalu sisa pertandingan yang dimaksud ada,” tutur Marcos.
Marcos mengaku dirinya telah menyaksikan beberapa orang pertandingan dan juga latihan Persik. Dia menegaskan keinginan agar Persik berorientasi pada penguasaan bola.
“Saya ingin membentuk pasukan yang digunakan tambahan berorientasi pada penguasaan bola. Kami punya penggawa yang bagus pada di skuad. Kami ingin para pemain bersatu agar tambahan baik. Namun, saya harus mengenal pemain lebih besar di dan juga memahami kualitas mereka,” kata dia.
Dia mengaku sudah ada memperhatikan perkembangan Super League dalam Tanah Air. Dia sudah ada mengawasi sejumlah pertandingan Super League, dan juga itu memberinya pandangan tentang ketatnya kompetisi.
“Saya memerhatikan performa tim-tim, siapa semata regu yang mana biasanya ada di dalam papan atas, kemudian merekan yang digunakan sedang berjuang ketika ini. Jadi saya cukup punya ilustrasi tentang bagaimana kompetisi, suporter dan juga para pemain asing yang mana ada,” kata pria berusia 40 tahun tersebut.
Marcos Reina dijadwalkan akan mulai menjadi pemimpin latihan Ezra Walian serta kawan-kawan setelahnya jadwal liburan para pemain Persik selesai. Selama perhelatan SEA Games 2025, BRI Super League 2025/2026 juga diliburkan.
Sebelum bergabung sama-sama Persik Kediri, Marcos Reina pernah melatih sebagian klub ke kompetisi sepak bola Meksiko, Amerika Serikat kemudian Andorra. Klub terakhir yang mana ditangani Marcos Reina adalah FC Rànger’s, yang mana bermain dalam kasta tertinggi liga sepak bola Andorra.















