Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Majelis Umum PBB sahkan lima resolusi mendukung Palestina

Majelis Umum PBB sahkan lima resolusi mengupayakan Palestina

New York – Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, Jumat, mengesahkan lima resolusi pro-Palestina dengan dukungan telak. Realitas ini menegaskan makin kuatnya konsensus global melawan hak-hak rakyat Palestina pada sedang agresi negara Israel yang mana terus berlanjut.

Resolusi pertama mengenai pengungsi Palestina yang digunakan disetujui 151 negara mencerminkan dukungan hampir universal terhadap hak para pengungsi.

Hanya 11 negara menolak dan juga 11 abstain, sebuah hasil yang digunakan memperlihatkan makin terpinggirkannya sikap negara Israel pada panggung internasional.

Resolusi kedua, yang memperbarui mandat Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) selama tiga tahun, juga lolos dengan mudah.

Sebanyak 145 negara mendukung, 10 menolak, juga 18 abstain. Hal ini menandakan kepercayaan luas terhadap peran vital UNRWA di layanan kemanusiaan.

Resolusi ketiga terkait properti serta pendapatan pengungsi Palestina memperoleh dukungan tertinggi dengan 157 suara. Hanya 10 negara menolak lalu sembilan abstain.

Resolusi keempat, yang dimaksud menyoroti mandat Komite Khusus untuk Menyelidiki Praktik negara Israel yang digunakan Mempengaruhi Hak Asasi Warga Palestina dan juga warga Arab pada wilayah pendudukan, disahkan melalui dukungan 88 negara, sementara 19 menolak juga 64 abstain, tempat yang dimaksud mencerminkan sensitivitas kebijakan pemerintah isu tersebut.

Resolusi kelima mengecam perkembangan permukiman negara Israel ke wilayah Palestina yang dimaksud diduduki, termasuk Yerusalem Timur, juga Dataran Tinggi Golan yang diduduki Suriah.

Sebanyak 146 negara mendukung, 13 menolak, lalu 17 abstain. Mayoritas pernyataan ini dipandang sebagai penegasan kembali kedudukan global bahwa permukiman negeri Israel melanggar hukum internasional kemudian menghambat upaya menuju solusi dua negara.

Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB Riyad Mansour menyampaikan terima kasih melawan dukungan luas tersebut.

Ia mengumumkan hasil pemungutan ucapan ini mencerminkan meningkatnya simpati komunitas internasional terhadap rakyat Palestina—khususnya mengenai isu pengungsi—di sedang agresi brutal negeri Israel ke Jalur Wilayah Gaza lalu Tepi Barat.

Mansour menegaskan bahwa dukungan global yang disebutkan menunjukkan komitmen kuat masyarakat globus untuk mempertahankan prinsip kemanusiaan lalu hukum internasional, sekaligus menyoroti permintaan mendesak akan pemeliharaan bagi warga sipil Palestina.