Bangkok – Tim bisbol Tanah Air berhasil bangkit dan juga meraih kemenangan pada laga keempat bertarung dengan Laos di SEA Games 2025 dengan skor 4-3 di laga ke Queen Sirikit 60th Anniversary Baseball Stadium, Bangkok, Senin, pasca sebelumnya menelan kekalahan telak dari Filipina dan juga Thailand.
Tim bisbol Tanah Air membalikkan keadaan lalu mengamankan kemenangan 4-3 setelahnya sempat tertinggal 2-3 di paruh pertama, namun berhasil bangkit setelahnya jeda.
“Jujur cukup menegangkan, oleh sebab itu kita harus membiarkan leading pertama untuk grup Laos. Namun sanggup menyamakan kedudukan pada pertengahan inning,” kata atlet bisbol Indonesia I Gede Ricky Takahashi Suasta usai pertandingan.
Indonesia sempat tertinggal dalam awal laga pasca Laos membuka keunggulan pada inning kedua lewat dua angka. Garuda Muda baru mampu membalas satu nomor pada inning ketiga untuk menyamakan kedudukan 2-2. Namun Laos berhasil menambah satu bilangan bulat di inning selanjutnya.
Ritme pertandingan kemudian berjalan ketat pada inning kelima hingga keenam yang dimaksud kembali berakhir tanpa penambahan poin.
Kebangkitan Negara Indonesia terlihat jelas pada inning ketujuh sewaktu dua hitungan tambahan berhasil masuk ke papan skor, yang tersebut salah satunya didapatkan oleh Ricky.
Baca juga: Bisbol Nusantara kembali kalah tapi masih berpeluang raih medali
Perolehan yang dimaksud menjadi titik balik pertandingan sekaligus menyebabkan Tanah Air berbalik unggul 4-3, sementara Laos gagal menambah angka.
“Titik baliknya itu mungkin saja pada pada waktu poin masuk dua itu, saya rasa pada situ kelihatan regu Laos mulai lengah sebab telah dua mati (2 out),” ujar Ricky.
Ia menambahkan bahwa tim masih merawat ritme kemudian memanfaatkan celah dari kelengahan lawan untuk membalikkan keadaan.
Hasil ini berubah menjadi kemenangan penting pasca Nusantara sebelumnya menelan dua kekalahan telak. “Ya pastinya senang sekali,” ujar Ricky.
Kemenangan ini menyimpan prospek Nusantara yang digunakan sekarang ini berada pada peringkat empat, dalam bawah Singapura pada tempat tiga, untuk terus bersaing setidaknya pada perebutan medali perunggu cabang bisbol putra dalam SEA Games 2025.













