Washington – Amerika Serikat memberi tekanan untuk Presiden Volodymyr Zelenskyy untuk mengemukakan wilayah negara Ukraina demi mencapai perdamaian di pembicaraan yang mana sedang berlangsung antara Washington dan juga Kiev, lapor Axios dengan mengutip dua pejabat Ukraina.
Zelenskyy berada dalam bawah tekanan yang mana semakin meningkat dari Amerika Serikat untuk menyetujui kehilangan wilayah yang tersebut signifikan dan juga konsesi tambahan sebagai bagian dari inisiatif perdamaian Presiden Negeri Paman Sam Donald Trump, diantaranya terkait isu wilayah lalu pembangkit listrik tenaga nuklir di Zaporizhzhia, menurut laporan yang dimaksud pada Mulai Pekan (8/12).
Kiev meyakini bahwa setelahnya utusan khusus Trump, Steven Witkoff, juga menantunya Jared Kushner melakukan perjalanan ke Moskow, ke mana dia menghabiskan lima jam berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, tawaran Negeri Paman Sam terhadap Kiev bermetamorfosis menjadi lebih banyak buruk.
Pada ketika yang digunakan sama, seseorang pejabat Negeri Paman Sam menyatakan bahwa pemerintahan Trump juga mendesak Kepala Negara Rusia untuk melonggarkan tuntutannya.
Laporan Axios itu juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat sudah pernah mengirimkan versi terbaru dari rencana perdamaian untuk tanah Ukraina pada Jumat, yang tersebut bertentangan dengan klaim Zelenskyy bahwa ia tidaklah sempat membacanya sebelum panggilan teleponnya dengan Witkoff kemudian Kushner pada Hari Sabtu lalu.
Selain itu, setelahnya tiga hari pembahasan antara delegasi Amerika Serikat kemudian Ukraina, Kiev menganggap bahwa Witkoff dan juga Kushner menginginkan jawaban “ya” yang mana jelas dari Zelenskyy selama panggilan telepon merek yang tersebut berlangsung selama dua jam pada Hari Sabtu guna meninjau rencana tersebut.
Pemerintahan Negeri Paman Sam juga dilaporkan memandang kunjungan Zelenskyy ke London sebagai upaya untuk mengulur waktu, yang dimaksud dianggap bukan membantu tahapan perdamaian.
Menurut Axios, para pejabat tanah Ukraina meyakini bahwa Amerika Serikat mencoba menjauhkan Zelenskyy dari para pemimpin Eropa agar tekanan Negeri Paman Sam dapat berubah menjadi tambahan efektif.
Sementara itu, seruan dari Eropa untuk tanah Ukraina untuk lebih besar berhati-hati serta bersabar, dianggap oleh Washington sebagai hambatan besar bagi kesepakatan damai yang ingin segera dicapai oleh Amerika Serikat.














