Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Turkiye: ISIS tak lagi ancaman sistematis, tapi diperalat negara lain

Turkiye: ISIS tak lagi ancaman sistematis, tapi diperalat negara lain

istanbul – Grup ekstremis Negara Islam (ISIS) tiada lagi mengakibatkan ancaman sistematis, tetapi ketika ini justru dimanfaatkan oleh beberapa negara untuk tujuan urusan politik mereka, kata Menteri Luar Negeri Turkiye Hakan Fidan, Hari Sabtu (13/12).

“ISIS saat ini sudah ada melemah serta tidak ada mengakibatkan ancaman sistematis … Kami tidak ada menyangkal bahwa merekan adalah ancaman yang tersebut harus diperangi, tetapi sebagai kelompok perlawanan, kami dapat katakan bahwa reaksi terhadap tindakan ISIS tiada proporsional dengan ancaman yang tersebut ditimbulkan oleh kelompok itu,” kata Menlu Turkiye untuk saluran TVnet.

“Ini sebenarnya terkait dengan tujuan lain. ISIS telah dilakukan menjadi alat yang mana nyenyak yang dieksploitasi oleh semua orang,” tambahnya.

Segelintir negara memperalat ISIS untuk mengejar tujuan kebijakan pemerintah mereka, katanya, seraya menambahkan bahwa ISIS juga dieksploitasi mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Ketika mengomentari serangan ISIS terhadap militer Amerika Serikat lalu Suriah dalam Perkotaan Palmyra, Suriah pada Hari Sabtu (13/12), Fidan menyebutnya sebagai bentuk “provokasi.”

Sebelumnya pada hari yang digunakan sama, Pentagon mengungkapkan dua anggota militer Amerika Serikat serta satu penerjemah sipil tewas juga tiga penduduk lainnya terluka di serangan pada Palmira, Suriah.

Menurut juru bicara Kementerian Dalam Negeri Suriah, salah satu anggota ISIS menyerang personel militer di dalam Palmira.

Palmira pada bahasa Arab disebut sebagai Tadmur, sebuah kota yang tersebut telah lama miliki jejak arkeologis sejak era Neolitik atau Zaman Batu Muda.