Ternate – Asisten pembimbing Persib Bandung, Igor Tolic, menganggap kekalahan timnya dari tuan rumah Malut United dengan skor 0-2 pada laga tunda pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 tidaklah lepas dari dampak jadwal pertandingan yang mana padat.
“Hasilnya kami harus kalah dari tuan rumah. Selamat untuk Malut United, merekan bermain dengan strategi yang dimaksud bagus juga mampu memanfaatkan potensi dengan baik,” ujar Igor Tolic pada waktu konferensi pers usai pertandingan antara Malut United versus Persib Bandung yang dimaksud berlangsung pada Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Minggu.
Seusai laga itu, Igor Tolic mengakui timnya harus menerima hasil pahit meskipun sebelumnya datang dengan optimisme lebih tinggi untuk meraih tiga poin. Ia juga menyampaikan apresiasi untuk Malut United yang mana tampil solid lalu efektif sepanjang pertandingan.
Menurutnya, kondisi fisik pemain Persib cukup terpengaruh oleh padatnya jadwal pertandingan lalu perjalanan panjang menuju Ternate. Hal yang disebutkan berdampak pada performa tim, teristimewa di menjaga konsistensi permainan selama 90 menit.
“Kami menjalani jadwal yang digunakan cukup padat. Setelah pertandingan ini, rencananya tim akan kembali ke Bandung lalu miliki waktu sekitar satu pekan untuk pemulihan sebelum laga berikutnya,” jelasnya.

Igor juga menyinggung tentang situasi pasukan yang tersebut bukan sepenuhnya ideal. Ia mengumumkan akumulasi kartu yang dialami instruktur kepala Bojan Hodak turut memengaruhi persiapan tim, walaupun hal itu bukanlah dijadikan alasan utama kekalahan.
“Kami tidaklah pernah tahu bagaimana hasil akhirnya, menang atau kalah, terpenting semua pemain telah berupaya menampilkan permainan terbaik. Kedua regu bermain di keadaan terbaiknya, namun bermain di sore hari dalam Perkotaan Ternate juga cukup berdampak pada fisik pemain,” tambahnya.
Sementara itu, pemain Persib Bandung, Tom Haye, berharap para pendukung setia Persib, Bobotoh, tetap memberikan dukungan penuh terhadap tim walaupun hasil tidaklah sesuai harapan.
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan menuju Ternate yang dimaksud dijalankan pada di malam hari hari menghasilkan grup tidak ada mendapatkan waktu istirahat yang ideal.
“Kami datang ke Ternate pada waktu malam hari kemudian tak mendapat istirahat yang digunakan cukup. Tapi kami kekal berjuang semaksimal mungkin. Saya berharap pada pertandingan pekan depan ke kandang, Bobotoh mampu datang segera serta memberikan dukungan penuh untuk Persib,” ujar Tom Haye.
Ia juga menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh pasca kekalahan ini. Menurutnya, pada sepak bola, setiap pertandingan harus berubah jadi substansi pembelajaran, baik dari sisi teknis maupun nonteknis.
“Sebagai pemain, di mana kalah kami harus melakukan evaluasi. Banyak pertandingan yang mana tertahan lantaran jeda-jeda, di antaranya extra time yang cukup panjang. Hal ini bukanlah perihal pemain yang tersebut jatuh, tetapi bagaimana peran wasit pada mengatur jalannya pertandingan agar permanen berjalan lancar,” ungkapnya.
Dalam pertandingan tersebut, Persib Bandung harus mengakui keunggulan Malut United yang tersebut mencetak dua gol pada sesi pertama melalui Inocencio juga Ciro Alves. Gol cepat yang dimaksud menimbulkan tuan rumah tampil lebih banyak percaya diri serta mampu mengendalikan tempo permainan hingga laga usai.
Sebelumnya, Igor Tolic sempat menyatakan optimisme membesar jelang laga, namun ia juga mengakui bahwa Malut United merupakan tim yang mana kuat, terlebih pada waktu bermain ke markas sendiri.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Persib Bandung untuk segera berbenah, khususnya pada mempertahankan keadaan fisik pemain lalu efektivitas permainan, menjauhi laga-laga berikutnya dalam BRI Super League 2025/2026.















