DKI Jakarta – Pihak kepolisian menyelidiki perkara penyekapan dan juga perampasan mengatasnamakan Polda Metro Jaya yang dimaksud berjalan di Pondok Gede, Daerah Perkotaan Bekasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengungkapkan perkara yang dimaksud berawal ketika penderita berinisial R (21) dengan pacarnya ingin mengambil uang di ATM ke Mall Pondok Gede pada Hari Minggu (14/12).
“Awalnya, pacar orang yang terluka berinisial S hendak mengambil uang pada ATM, kemudian ada pribadi wanita menghampiri orang yang terdampar tak lama kemudian orang yang terdampar diajak ngobrol,” kata Budi di keterangannya ke Jakarta, Kamis.
Tak berselang lama, beliau menjelaskan ada tiga warga laki-laki yang tersebut menghampiri korban kemudian mengaku sebagai anggota polisi Polda Metro Jaya.
“Kemudian, S dituduh melakukan proses ilegal oleh para pelaku kemudian individu yang terjebak disuruh masuk ke di mobil pelaku, kemudian dibawa ke tempat Taman Mini,” ujar Budi.
Di pada mobil, kata dia, S disuruh memberikan uang tebusan, serta pelaku mengambil uang yang ada dalam m-banking milik S.
“Setelah itu, pelaku lainnya mengambil kendaraan beroda dua motor orang yang terdampar yang mana masih terparkir di TKP (tempat kejadian perkara),” jelas Budi.
Berdasarkan laporan kepolisian yang dimaksud diterima, orang yang terdampar mengalami kerugian sebagai satu unit kendaraan beroda dua motor bernomor polisi B 5075 KEI dan juga uang tunai Rp4,2 juta.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Perkotaan AKBP Braiel Arnold Rondonuwu menuturkan tindakan hukum yang dimaksud telah lama ditangani oleh Polsek Pondok Gede.
“Sudah dalam tangani Polsek Pondok Gede, sudah ada lakukan cek TKP, serangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku,” ungkap Braiel pada keterangannya di Jakarta, Kamis.
Sebelumnya, Kejadian yang dimaksud diedit ke media sosial Instagram melalui akun @makasarkita, yang dimaksud memperlihatkan pacar orang yang terluka sedang mengobrol dengan salah satu pelaku, kemudian dua penduduk datang dari belakang serta memitingnya.















