Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Timnas basket putri harus bangkit dalam laga perebutan perunggu

Timnas basket putri harus bangkit pada laga perebutan perunggu

Bangkok – Manajer Timnas Bola Basket Putri Indonesia Handoyo menekankan pentingnya kekuatan mental pemain untuk bangkit pada pertandingan perebutan medali perunggu SEA Games 2025, menyusul kekalahan dari Filipina di semifinal yang dimaksud berakhir 55-66 di dalam Stadion Nimibutr, Bangkok, Kamis.

“Para pemain harus bangkit akibat masih ada satu game tersisa juga masih ada yang mana harus diperjuangkan pada game besok dan juga semoga mereka itu dapat bounce back untuk besok,” kata Handoyo di Bangkok, Kamis.

Ia mengkaji kesiapan mental berubah menjadi kunci utama agar Indonesia mampu menampilkan permainan terbaik pada laga penentuan.

Menurut Handoyo, secara kualitas regu Nusantara bukan berada pada bawah kontestan lain dalam SEA Games kali ini. “Peluang masih ada dikarenakan secara kekuatan kelompok kita enggak ke bawah tim manapun dalam SEA Games ini, cuma balik lagi mental kita siap atau tak untuk bermain,” ujarnya.

Handoyo juga mengingatkan pemain agar memiliki kesadaran penuh bahwa kesempatan meraih medali masih terbuka. “Untuk next game yang digunakan harus direalisasikan adalah pemain harus paham dengan kesadaran diri sendiri kalau masih ada satu medali yang tersebut masih tersisa untuk diperjuangkan, itu yang dimaksud kita ucapkan ke mereka,” kata Handoyo.

Dalam laga semifinal menghadapi Filipina, Tanah Air tertinggal jarak jauh sejak kuarter pertama dengan defisit 14 poin. Kondisi itu, menurut Handoyo, bukan lepas dari kesiapan mental serta komunikasi pertahanan yang belum optimal sejak awal pertandingan.

Secara statistik, Tanah Air mencatatkan akurasi tembakan tripoin yang tersebut rendah dan juga melakukan sejumlah kesalahan sepanjang laga. Situasi yang dimaksud menciptakan upaya mengejar ketertinggalan dari Filipina berjalan sulit meskipun Nusantara unggul pada perolehan rebound.