Bangkok – Tim muay thai Negara Indonesia mengakibatkan pulang satu medali perak kemudian empat perunggu untuk Kontingen Tanah Air pada SEA Games 2025 Thailand
Satu perak berasal dari nomor seni atau waikru putra pada penyelenggaraan hari terakhir cabang olahraga yang disebutkan dalam Lumpinee Boxing Stadium, Bangkok, Rabu (17/12).
Medali perak muay waikru putra diraih oleh Aldento Brillian Bara Pratama yang harus mengakui keunggulan atlet tuan rumah Thailand Pithaya Thippranee pada partai final.
Satu medali perak yang disebutkan melengkapi raihan empat perunggu yang mana sudah ada diperoleh atlet-atlet muay Negara Indonesia sejak cabang olahraga bela diri dengan syarat Thailand itu dipertandingkan ke SEA Games 2025 mulai Hari Sabtu (13/12).
Empat medali perunggu SEA Games 2025 bagi kontingen Indonesia lahir pada Selasa (16/12), ketika satu per satu duta Merah Putih berguguran di dalam putaran semifinal, salah satunya Junetha Melva Christia dalam nomor waikru putri.
Untuk nomor-nomor tarung medali perunggu kontingen muay Indonesia diperoleh oleh Adisty Gracelia Lolaroh dalam kelas bulu 57 kg putri, Stevannie Rejune Christia (kelas terbang 51 kg putri), kemudian Indra Surya Ondeng Hutagalung (kelas welter ringan 63,5 kg putra).
Galih Bangkit Permadi yang berlaga ke kelas terbang ringan 48 kg putra menjadi satu-satunya atlet muay Indonesi yang digunakan pulang tanpa mengakibatkan medali.
Tim muay Indonesi cuma turun di enam dari 18 nomor yang dipertandingkan pada SEA Games 2025 Thailand.
Berikut daftar lengkap medali cabang olahraga muay thai SEA Games 2025 Thailand yang digunakan diraih atlet-atlet Tanah Air (medali, peraih):
- Perak waikru individual putra – Aldento Brillian Bara Pratama
- Perunggu waikru individual putri – Junetha Melva Christia
- Perunggu light welterweight 63,5kg putra – Indra Surya Ondeng Hutagalung
- Perunggu featherweight 57 kg putri – Adisty Gracelia Lolaroh
- Perunggu flyweight 51 kg putri – Stevannie Rejune Christia















