Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Menteri P2MI terima kedatangan jenazah PMI individu yang terjebak kebakaran Hong Kong

Menteri P2MI terima kedatangan jenazah PMI individu yang dimaksud terdampar kebakaran Hong Kong

Ibukota – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesi (P2MI) Mukhtarudin menjemput lalu menerima kedatangan jenazah beberapa pekerja migran Tanah Air (PMI) penderita kebakaran dalam Hong Kong, yang tersebut tiba pada Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa.

“Negara hadir sepenuhnya untuk melindungi pekerja migran Indonesia, baik pada waktu bekerja di dalam luar negeri maupun ketika kembali ke tanah air pada keadaan duka seperti ini,” kata Mukhtarudin di sebuah pernyataan pada Jakarta, Selasa.

Kedatangan jenazah yang disebutkan merupakan bagian dari langkah-langkah pemulangan bertahap sembilan jenazah WNI/pekerja migran yang dimaksud bermetamorfosis menjadi penderita kebakaran dahsyat pada 26 November 2025 lalu.

Dari sembilan korban, empat jenazah (satu jika Jawa Barat kemudian tiga jika Jawa Tengah) dipulangkan melalui Bandara Soetta, sementara lima jenazah lainnya jika Jawa Timur melalui Bandara Juanda, Surabaya.

Dalam acara penyambutan yang tersebut penuh haru di Terminal Kargo Jenazah Bandara Soetta, Menteri Mukhtarudin menyampaikan duka cita mendalam menghadapi nama pemerintah terhadap keluarga korban.

Dia melakukan konfirmasi bahwa serangkaian pemulangan akan direalisasikan secara bermartabat serta keluarga mendapatkan pendampingan penuh. “Kami memverifikasi proses pemulangan berjalan bermartabat dan juga keluarga mendapatkan pendampingan penuh,” kata Mukhtarudin.

Pemulangan jenazah yang dimaksud dikerjakan melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan juga KJRI Hong Kong yang tersebut menangani repatriasi dari Hong Kong hingga tiba pada Indonesia.

Sementara, Kementerian P2MI melanjutkan serangkaian pemulangan sejak dari bandara hingga ke kampung halaman korban, diantaranya pembiayaan transportasi lanjutan juga santunan duka.

Sebelumnya, satu jenazah pertama sudah pernah tiba pada 21 Desember 2025 di malam hari kemudian secara langsung diserahkan terhadap keluarga di Indramayu, Jawa Barat.

Pemulangan delapan jenazah sisanya dilaksanakan secara bertahap hingga 25 Desember 2025, dengan sebagian besar biaya ditanggung penuh oleh pemerintah.

Tragedi kebakaran ke Wang Fuk Court menewaskan 160 orang, satu di antaranya sembilan pekerja migran. otoritas Nusantara sejak awal bergerak berkoordinasi dengan otoritas Hong Kong untuk identifikasi, penanganan korban, kemudian pemenuhan hak-hak ahli waris.

Kehadiran dengan segera Menteri Mukhtarudin di dalam bandara menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan pengamanan secara holistik bagi pekerja migran, dari hulu hingga hilir.

Kementerian P2MI juga terus memantau pemenuhan santunan serta asuransi bagi keluarga korban.