DKI Jakarta – Pembimbing Bournemouth Andoni Iraola berharap salah satu pemain terbaik di timnya Antoine Semenyo tiada hengkang dari klub pada bursa pengiriman musim dingin Kejuaraan Inggris 2025/2026, 1 Januari-2 Februari 2026.
“Memang, di mana kontrak ditandatangani (dengan klub lain-red), itu berarti kedua pihak sama-sama setuju serta senang. Namun, sebagai pelatih, saya semata-mata sanggup berharap kami tak kehilangan Semenyo akibat ia penting bagi kelompok ini,” ujar Iraola diambil dari laman resmi Turnamen Inggris, Rabu.
Juru taktik berkebangsaan Spanyol itu menyebutkan bahwa Semenyo bermain dengan baik pada musim ini serta konsistensi mencetak gol.
“Anda tak tahu apa yang mana akan muncul ke depan, saya bukan bisa saja mengendalikan itu. Pada bursa pemindahan musim panas tak lama kemudian banyak pemain kami yang tersebut pindah tim. Saya tiada tahu apa yang akan berjalan di musim dingin nanti,” kata Iraola.
Berdasarkan catatan Transfermarkt, pada musim 2025/2026, Semenyo telah dilakukan tampil sejumlah 17 kali kemudian mencatatkan delapan gol dan juga tiga assist di semua kompetisi sama-sama Bournemouth.
Penampilan apik itu menghasilkan pemain berusia 25 tahun yang disebutkan pada saat ini diminati klub-klub besar Turnamen Inggris seperti Manchester City, Chelsea, Liverpool, Manchester United juga Tottenham Hotspur.
Dalam kontraknya sama-sama Bournemouth, Semenyo mempunyai klausul rilis sebesar 65 jt pound sterling yang akan terlibat selama bursa pemindahan musim dingin dari 1 Januari 2026 hingga 2 Februari 2026.
Kepindahan Semenyo diyakini bermetamorfosis menjadi kehilangan besar untuk Bournemouth, mengingat pada bursa transaksi musim panas 2025, kelompok berjuluk The Cherries sejumlah kehilangan pemainnya teristimewa di sektor pertahanan dengan kepergian Dean Huijsen (Real Madrid), Illia Zabarnyi (Paris Saint-Germain), Milos Kerkez (Liverpool), juga penyerang sayap Dango Ouattara (Brentford).















