DKI Jakarta – Arsenal menegaskan langkah ke semifinal Piala Kejuaraan Inggris 2025/26 (Carabao Cup) pasca menyingkirkan Crystal Palace lewat drama adu penalti dengan skor 8-7, usai kedua kelompok bermain imbang 1-1 hingga perpanjangan waktu.
Pertandingan perempat final ini berlangsung di Stadion Etihad pada Rabu (24/12) dini hari WIB. Dua gol pada waktu normal tercipta jelang akhir fase kedua.
Tuan rumah sempat unggul lebih banyak dulu melalui gol bunuh diri Maxence Lacroix sebelum Marc Guehi menyamakan skor untuk Crystal Palace ke masa injury time. Hanya satu penendang Crystal Palace yang dimaksud gagal mencetak gol di dalam fase adu penalti.
Dengan hasil ini, Arsenal berhak melaju ke semifinal dan juga akan menghadapi Chelsea di sengketa dua ronden yang dimaksud dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Januari juga awal Februari 2026, demikian yang dimaksud dilansir laman resmi EFL.
Arsenal dengan segera tampil agresif sejak awal laga. Prospek pertama didapat Noni Madueke pada menit ketiga, tetapi kiper Palace, Walter Benitez, tampil sigap mengamankan gawangnya.
Dominasi The Gunners berlanjut, tetapi sederet kesempatan dari Madueke (menit ke-22), Riccardo Calafiori (29’), hingga kesempatan emas Madueke menjauhi turun minum kembali gagal berbuah gol.
Palace sempat memberi ancaman pada awal sesi kedua lewat tembakan Jefferson Lerma pada menit ke-49, walaupun bola masih melebar dari gawang Kepa Arrizabalaga.
Arsenal kemudian kembali mengontrol permainan juga menciptakan tekanan beruntun. Prospek Eberichi Eze pada menit ke-58 digagalkan tekel krusial pemain Palace, sementara sepakan Adam Wharton pada sisi lain juga belum menemui sasaran.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-80. Berawal dari situasi sepak pojok, muncul kemelut ke di kotak penalti Palace yang mana berujung gol bunuh diri Lacroix. Arsenal unggul satu-nol dan juga mencoba mengendalikan tempo permainan hingga waktu normal berakhir.
Namun, Crystal Palace mampu memaksakan perpanjangan waktu. Pada menit kelima injury time. Jefferson Lerma menyambut tendangan bebas Wharton dengan sundulan, sebelum Marc Guehi menyodok bola masuk ke gawang Arsenal. Poin kembali imbang 1-1.
Arsenal hampir menjamin kemenangan ke menit-menit akhir perpanjangan waktu melalui prospek jarak dekat Declan Rice, tetapi Benitez kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan krusial. Laga pun harus ditentukan lewat adu penalti.
Dalam fase tos-tosan, lima penendang pertama dari kedua pasukan sukses menjalankan tugas. Adu penalti berlanjut hingga eksekutor kedelapan, di mana Lacroix gagal menaklukkan Arrizabalaga.
Kiper Arsenal yang disebutkan berubah menjadi penentu kemenangan setelahnya menggagalkan tendangan lawan dan juga memverifikasi skor akhir adu penalti 8-7 untuk The Gunners.
Susunan Pemain
Arsenal: Kepa Arrizabalaga; Jurrien Timber, William Saliba, Riccardo Calafiori, Myles Lewis-Skelly; Mikel Merino, Christian Norgaard, Eberichi Eze; Noni Madueke, Gabriel Jesus, Gabriel Martinelli.
Crystal Palace: Walter Benitez; Marc Guehi, Maxence Lacroix, Chris Richards; Jaydes Canvot, Adam Wharton, Jefferson Lerma, Tyrick Mitchell; Eddie Nketiah, Yeremy Pino; Jean-Philippe Mateta.
Arsenal and Crystal Palace’s incredible penalty contest ????
Odegaard ✅
Mateta ✅
Rice ✅
Devenny ✅
Saka ✅
Hughes ✅
Trossard ✅
Sosa ✅
Merino ✅
Lerma ✅
Calafiori ✅
Wharton ✅
Timber ✅
Uche ✅
Saliba ✅
Lacroix ❌The Gunners are into the semi-final of the EFL Cup ???? pic.twitter.com/DEiehLvuBk
— Premier League (@premierleague) December 23, 2025















