DKI Jakarta – Asisten instruktur Persija Jakarta, Ricky Nelson, memaparkan bahwa informasi-informasi yang digunakan disuplai grup analis pada waktu tim asuhannya menjamu Bhayangkara FC pada Senin, sangat membantunya menyebabkan Macan Kemayoran meraih kemenangan.
Persija menang 3-0 berhadapan dengan Bhayangkara FC pada pertandingan tunda BRI Super League ke Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pelatih kepala Mauricio Souza bukan dapat mendampingi Persija di dalam laga ini akibat terkena skors kartu kuning.
“Memang ada regulasi yang mana melarang untuk dengan segera komunikasi, komunikasi sudah ada sebelum pertandingan, lalu kami punya pasukan analis ya, informasi dari analis untuk memberikan masukan terhadap kami dalam bawah,” kata Ricky pada jumpa pers pasca pertandingan usai.
“Sehingga kami berdiskusi bagaimana untuk mampu melakukan perubahan-perubahan, juga juga di dalam sesi kedua apa yang tersebut harus kami lakukan dengan keunggulan 1-0. Jadi permanen ada komunikasi dengan analis kita yang dimaksud ke atas,” katanya.
Persija membuka keunggulan melalui gol penalti Allano de Souza pada menit ke-45+5. Kemudian mendapatkan gol-gol berikutnya dari gol bunuh diri Putu Gede pada menit ke-62 kemudian Jordi Amat pada menit ke-78.
Paparan dari Ricky diamini oleh gelandang Persija, Hanif Sjahbandi, yang mana kali ini dimainkan sebagai pemain perwakilan pada menit ke-82.
“Informasi yang digunakan diinginkan instruktur sudah ada disampaikan selama kita latihan, jadi saya rasa, pertandingan ini adalah hasil dari persiapan yang digunakan sangat baik dari kami, serta saya harap dari pertandingan ini dan juga minggu-minggu ini membuahkan hasil yang mana baik juga pada ke depannya,” tutur Hanif.
Persija sempat mengalami kesulitan membongkar rapatnya pertahanan Bhayangkara pada fase awal pertandingan. Hal itu sejenis dengan pada waktu Persija kalah 0-1 dari Semen Padang pada Mulai Pekan (22/12).
“Jadi membongkar pertahanan mampu dengan penetrasi, bisa jadi dengan macam-macam bisa jadi juga dengan set piece penalti kick hari ini. Jadi sebenarnya memang benar ya itu yang digunakan sudah ada setiap saat kita siapin di latihan sebab hampir semua pasukan menghadapi kita itu selalu low block, nah ini memang sebenarnya PR buat kita untuk semua pemain depan mampu berkreasi lebih tinggi lagi,” kata Ricky.
Kemenangan menghadapi Bhayangkara menyebabkan Persija naik ke tempat ketiga klasemen sementara Super League, dengan koleksi 32 poin, atau terpaut dua poin dari dua tim ke atasnya, Persib Bandung lalu Borneo FC.
Setelah ini Persija akan bermain menjamu grup papan bawah Persijap Jepara pada Hari Sabtu (3/1).















