Ibukota – Kepelatihan Leeds United Daniel Farke memuji mentalitas para pemainnya kala imbang 1-1 dengan tuan rumah Sunderland pada lanjutan Kompetisi Inggris 2025/2026, Mingguan (28/12), tetapi tak ingin pasukan merayakannya.
“Satu poin itu bagus, teristimewa sewaktu didapatkan setelahnya kami tertinggal. Namun, tidaklah ada perayaan oleh sebab itu kami sebetulnya sanggup meraih kemenangan pertandingan,” ujar Farke, diambil dari laman Leeds United, Senin.
Menurut pria berkebangsaan Jerman itu, para pemainnya berjuang keras untuk memaksakan hasil imbang setelahnya Simon Adingra menyebabkan Sunderland unggul satu gol tanpa balas sejak menit ke-28.
Ketika tertinggal, Farke mengumumkan anak-anak asuhnya tegas menekan lawan sambil merapatkan pertahanan. Akhirnya, pada menit ke-47, penyerang Dominic Calvert-Lewin mampu melesakkan gol balasan lalu menyebabkan pertandingan tuntas 1-1.
Pada laga tersebut, Leeds tampil dominan dengan 56,8 persen penguasaan bola, berdasarkan statistik resmi Kompetisi Inggris. Mereka memproduksi 17 kali percobaan tembakan dengan enam pada antaranya tepat sasaran.
Catatan itu lebih besar baik dari tuan rumah Sunderland yang digunakan cuma menorehkan delapan kali percobaan tembakan dengan tiga menuju ke gawang.
“Mentalitas yang mana luar biasa untuk bangkit setelahnya berada di tempat tertinggal. Dan tentu saja, kami kembali menambah satu poin di klasemen dari laga tandang yang dimaksud sulit,” kata Farke.
Juru taktik berkebangsaan Jerman itu menyatakan bahwa poin yang dimaksud didapatkan sangat penting mengingat rekor stadion Sunderland yang dimaksud belum terkalahkan sejauh musim ini.
Hasil imbang menghasilkan Leeds United menjauh dari zona degradasi dengan menempati sikap 16 klasemen sementara Turnamen Inggris 2025/2026 dengan torehan 20 poin dari 18 laga. Sementara Sunderland bertengger dalam peringkat tujuh klasemen dengan perolehan 28 poin dari 18 pertandingan.















