Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

CdM SEA Games bersyukur jalani tanggung jawab dengan baik

CdM SEA Games bersyukur jalani tanggung jawab dengan baik

DKI Jakarta – Chef de Mission kontingen Nusantara untuk SEA Games Thailand 2025, Bayu Priawan Dkokosoetono, bersyukur sudah menjalankan tanggung jawab dengan baik.

“SEA Games kemarin telah terjadi berlangsung dengan baik dari mulai tanggal 9 (Desember) pembukaannya sampai tanggal kemarin hari Sabtu, khususnya sejumlah dinamika yang berjalan ke sana sebetulnya,” kata Bayu dalam Jakarta, Rabu.

“Kami dari grup CDM telah melaksanakan tugas semaksimal yang tersebut kami dapat untuk dapat mengawal kontingen regu Negara Indonesia ini melakukan prestasi memberikan prestasi yang dimaksud terbaik ke acara SEA Games,” sambungnya”

Bayu mengungkapkan sempat sakit selama berada dalam Thailand, namun dapat segera mendapat perawatan untuk terus menjalankan tugasnya.

“Kemarin sempat sakit ke sana sehari, kalau tidak ada ada tim dokter dapat seminggu saya dirawat dalam rumah sakit, tapi dengan kelompok dokter yang luar biasa support dari semua pihak, bubuk-bubuk juga sangat bagus sehingga akhirnya tadinya harusnya dirawat ke rumah sakit jadi akhirnya bukan perlu, cukup bed rest sehari hanya akhirnya saya,” lanjutnya.

Indonesia mengakhiri SEA Games 2025 dengan menempati peringkat kedua klasemen perolehan medali dengan 91 medali emas, 112 medali perak, dan juga 130 medali perunggu.

Hasil ini berubah jadi catatan penting bagi olahraga nasional akibat untuk pertama kali di 30 tahun terakhir, Nusantara kembali berubah jadi runner-up SEA Games sejak SEA Games 1995 dalam Chiang Mai, Thailand.

Ketua Komite Olimpiade Negara Indonesia Raja Sapta Oktohari mengumumkan pencapaian ini buah dari konsistensi pembinaan, mental juara atlet, dan juga kolaborasi lintas sektor pada ekosistem olahraga nasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa pembinaan atlet Tanah Air berjalan ke arah yang mana benar. Ada rekor, ada regenerasi, juga ada sejarah baru. Ini adalah berubah menjadi modal penting menuju rencana olahraga internasional berikutnya, Asian Games Nagoya 2026 juga Olimpiade Los Angeles 2028,” kata tokoh yang digunakan akrab disapa Okto itu.