Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Komdis PSSI Jatim sidangkan tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan

Komdis PSSI Jatim sidangkan tendangan pemain Putra Jaya Pasuruan

Surabaya – Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Timur mengambil alih penanganan insiden yang tersebut menunjukkan dugaan pelanggaran disiplin berat oleh salah satu pemain, pada pertandingan PS Putra Jaya Pasuruan berperang melawan Perseta 1970 Tulungagung di dalam Stadion Bangkalan, Mulai Pekan (5/1).

Ketua Komdis PSSI Jawa Timur Makin Rahmat menjelaskan berdasarkan video yang dimaksud beredar juga laporan dengan segera perangkat pertandingan, pemain PS Putra Jaya Pasuruan Muhammad Hilmi Gimnastiar terlihat melakukan penghadangan bola dengan kaki kanan yang digunakan mengenai bagian dada Firman, pemain Perseta 1970 Tulungagung.

“Itu terlihat ke menit 72 ketika skor 0-4, kemenangan sementara oleh Perseta, apabila dilihat ke video persepsi saya memang sebenarnya terlihat pelanggaran berat,” kata Makin ketika dikonfirmasi ANTARA melalui telepon selular dari Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Ia mengemukakan tindakan hukum yang disebutkan secara langsung ditangani Komdis kemudian dijadwalkan menjalani sidang pada Selasa (11/1) sekitar pukul 11.00 Waktu Indonesia Barat untuk menentukan bentuk juga tingkat pelanggaran yang tersebut dilakukan.

Menurut Makin, insiden yang disebutkan mampu masuk pada kategori pelanggaran disiplin berat sebagaimana diatur di Pasal 48 Kode Disiplin PSSI, yang tersebut memiliki ancaman hukuman paling berat merupakan larangan bermain seumur hidup.

Namun demikian, ia menegaskan langkah akhir terkait sanksi baru dapat ditentukan setelahnya seluruh tahapan sidang juga pemeriksaan selesai dilaksanakan oleh Komdis.

“Semua akan diputuskan di sidang komdis hari ini, semoga bisa jadi secepatnya untuk pergi dari hasilnya,” ucapnya.

Sementara itu, lanjutnya, situasi pemain Perseta 1970 Tulungagung yang digunakan berubah menjadi orang yang terluka masih menjalani perawatan pada rumah sakit pascakejadian tersebut.

Makin menyampaikan pihaknya belum dapat melakukan konfirmasi apakah pemain yang dimaksud akan dirujuk ke rumah sakit di Surabaya atau tetap menjalani perawatan di dalam Bangkalan, mengingat posisi pertandingan berlangsung di Stadion Bangkalan.

Komdis PSSI Jawa Timur memverifikasi hasil sidang akan segera disampaikan untuk masyarakat pasca serangkaian persidangan selesai dilakukan.

“Saya juga mengapresiasi panitia pelaksana yang mana sigap secara langsung memberi pertolongan pertama untuk pemain Perseta, sebab kami juga tidak ada ingin ada pemain yang meninggal pada waktu berlaga lagi seperti Choirul Huda,” ujarnya.