Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Ibukota Electric punya “senjata baru” untuk Proliga 2026

Ibukota Electric punya “senjata baru” untuk Proliga 2026

Ibukota – Tim bola voli putri Ibukota Electric PLN Mobile menambah daya gedor dengan mendatangkan dua pemain asing berpengalaman untuk menghadapi kompetisi PLN Mobile Proliga 2026 yang mana mulai bergulir pada 8 Januari hingga 26 April.

Dua pemain yang disebutkan adalah Neriman Ozsoy, outside hitter dengan syarat Turki, dan juga Celeste Elle Plak, opposite hitter dari Belanda. Kehadiran keduanya sebagai “senjata baru” Ibukota Electric pada persaingan bertarung memperebutkan penghargaan juara musim ini.

“Musim ini saya mengawasi komposisi pemain sudah ada sangat lengkap, ditambah dua pemain asing. Salah satunya, Neriman, juga pernah bermain dalam Proliga musim tak lama kemudian sehingga telah dikenal kemudian diperhitungkan lawan. Karena itu, saya optimistis tim dapat melaju ke grand final,” kata asisten instruktur Ibukota Indonesia Electric PLN Mobile pada peluncuran pasukan pada Kantor Pusat PLN, Jakarta, Senin.

Ozsoy bukanlah sosok asing dalam kancah voli internasional. Ia miliki rekam jejak panjang bersatu grup nasional voli putri Turki juga pengalaman menguatkan klub-klub papan melawan dalam beragam liga elite dunia, mulai dari Turki, Italia, Rusia, Jepang, hingga Brasil.

Sementara itu, Celeste Elle Plak dikenal sebagai salah satu penyerang paling eksplosif pada level dunia. Pemain selama Belanda yang dimaksud memiliki pengalaman panjang ke liga-liga top Eropa, khususnya Italia lalu Turki. Dengan lebih tinggi badan 190 sentimeter juga power serangan yang kuat, Plak diproyeksikan berubah menjadi tumpuan utama serangan Ibukota Indonesia Electric PLN Mobile dalam Proliga 2026.

Selain itu, DKI Jakarta Electric juga mempunyai pemain senior Agustin Wulandhari yang dimaksud kembali sejak awal musim. Kapten Ibukota Electric itu sempat dibekap cedera pada Proliga musim setelah itu sehingga baru tampil pada final four. Kondisi yang disebutkan menimbulkan DKI Jakarta Electric harus puas finis dalam peringkat keempat.

Musim ini, Ibukota Electric PLN Mobile terus mempertahankan mayoritas pemain inti yang dimaksud dipadukan dengan diperkenalkan pemain asing. Tim juga masih mempercayakan sikap instruktur kepala untuk Chamnan Dokmai dengan syarat Thailand.

Adapun skuad Ibukota Electric PLN Mobile Proliga 2026 dihuni beberapa pemain, antara lain Khalisa Azilia Rahma, Afra Hasna Nurhaliza, serta Magda Rasya Azzahra (setter), Tasya Aprilia Putri juga Nabila Atmosfer Noor Iskandar (libero), Agustin Wulandhari, Putri Andya, Hanifa Nahda, lalu Dinda Syiffa Ammelia (middle blocker), juga deretan outside hitter seperti Ersandrina Devega Salsabila, Poppy Aulia Nursutan, Afifah, Miva Ratna Sari, hingga Priliyanty Dharma Putri.

Jakarta Electric PLN Mobile merupakan salah satu klub voli putri senior pada Indonesia. Klub yang mana telah dilakukan berdiri selama 22 tahun yang disebutkan tercatat telah lama mengoleksi enam gelar kejuaraan juara kemudian empat kali runner-up Proliga.

Keikutsertaan Ibukota Indonesia Electric dalam Proliga juga berubah jadi bagian dari komitmen PLN pada memperkuat pengembangan bola voli nasional. Selain berkiprah di dalam level profesional, klub ini turut menjalankan pembinaan atlet usia muda melalui Ibukota Electric Volleyball Academy (JEVA).

Melalui JEVA, Ibukota Indonesia Electric menyisir atlet-atlet muda potensial dari bervariasi wilayah untuk kemudian dibina secara terpusat. Inisiatif ini diharapkan mampu melahirkan peserta berbakat yang digunakan ke depan dapat meningkatkan kekuatan tim nasional Indonesia.