Ibukota – Manajer Arsenal Mikel Arteta mengemukakan keberhasilan mengantarkan timnya ke final Kejuaraan Champions seusai mengalahkan Atletico Madrid satu gol tanpa balas di putaran kedua semifinal Kejuaraan Champions pada Stadion Emirates, London, Inggris, Selasa waktu setempat, merupakan salah satu di malam hari terbaik di kariernya.
“Ini salah satu di malam hari terbaik pada karier saya. Saya pikir kali ini para suporter meningkatkan standar merekan serta memandu bagaimana seharusnya kami memainkan pertandingan ini,” kata Arteta selepas pertandingan dikutipkan dari laman resmi Arsenal, Rabu.
Arsenal memenangi putaran kedua berkat gol semata wayang Bukayo Saka pada menit ke-44, meyakinkan The Gunners memenangi semifinal dengan agregat 2-1 kemudian memesan satu tempat ke Budapest akhir bulan nanti.
“Kami belum kerap memainkan laga sebesar ini, menghadapi lawan seperti ini. Tapi di malam hari ini terasa ada sesuatu yang tersebut spesial, serta ketika peluit akhir berbunyi, reaksi yang mana muncul sungguh luar biasa,” ujar Arteta.
Final Kejuaraan Champions musim ini adalah pencapaian kedua bagi Arsenal berlaga di partai puncak kasta tertinggi kompetisi antarklub Eropa pasca 2006, ketika Thierry Henry dkk harus menyaksikan Barcelona mengangkat trofi Si Kuping Besar.
“Sudah bertahun-tahun, ini baru kedua kalinya di sejarah kami mencapai final. Ada hari-hari ke mana saya bahkan tidak ada tahu apa yang digunakan saya lakukan dalam pekerjaan ini oleh sebab itu rasanya gila,” kata Arteta.
Euforia yang digunakan dirasakan Arteta juga para pemainnya sangat kontras dengan musim lalu, pada waktu Arsenal tersingkir di fase yang dimaksud serupa oleh Paris Saint-Germain (PSG) yang digunakan pada akhirnya bermetamorfosis menjadi juara.
Kini, kedua kelompok berpeluang bertemu lagi di dalam fase tambahan tinggi, laga final, jikalau PSG mampu melintasi hadangan Bayern Muenchen pada sisi kedua pada Stadion Allianz besok Kamis (7/5) dini hari pukul 02.00 WIB.
Di sisi lain, kemenangan melawan Atletico menandai berlanjutnya rekor tak terkalahkan Arsenal pada Kejuaraan Champions musim ini menjadi 14 laga beruntun, yang tersebut menciptakan 11 kemenangan lalu tiga hasil imbang.
Arsenal juga membukukan sembilan catatan nirbobol atau clean sheet, mencetak 29 gol, kemudian cuma kebobolan enam gol sepanjang 14 pertandingan tersebut.
Kemenangan berhadapan dengan Atletico juga membuka kesempatan bagi Arsenal meraih dwigelar musim ini, mengingat pasukan besutan Arteta itu berada ke kedudukan terdepan pada perburuan gelar kejuaraan juara Turnamen Inggris berkat hasil tak optimal Manchester City di domicile Everton.
Arteta memohonkan timnya tak merayakan keberhasilan ini dengan berlebihan, akibat kata dia, timnya harus mengalihkan fokus melawat ke Stadion London menghadapi West Ham United untuk laga pekan ke-36 Kejuaraan Inggris, Akhir Pekan (10/5).











