Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

PSM berbenah pasca kalah telak lawan Arema

PSM berbenah pasca kalah telak lawan Arema

Malang, Jawa Timur – Caretaker ahli PSM Ahmad Amiruddin melakukan konfirmasi segera mengevaluasi beberapa aspek permainan yang digunakan menjadi penyebab kekalahan 3-0 dari Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Wilayah Malang, Jawa Timur, Sabtu.

Dalam jumpa pers pascalaga, Amiruddin mengemukakan PSM memiliki beberapa jumlah kesempatan mencetak gol, tapi tak dimaksimalkan lini serangnya.

"Kami mampu menciptakan sekitar lima sampai enam prospek juga andai cuma bisa jadi mencetak satu gol kemungkinan hasil pertandingan tidak ada begini, hasil pertandingan ini bermetamorfosis menjadi unsur evaluasi," kata Amiruddin.

Dia juga menyoroti kemampuan ini belakang pada waktu mengantisipasi serangan lawan yang tak maksimal, sehingga Arema mencuri tiga gol.

Ia tak memungkiri merotasi pemain pertahanan pada laga menghadapi Persib.

"Pastinya dari pertandingan ini mampu dilihat bagaimana kualitas lini belakang yang tersebut kurang bagus," ujar dia.

Evaluasi diwujudkan untuk mengatasi pemain ke performa terbaik dan juga memberikan dampak positif ke hasil pertandingan.

Stuasi PSM pada klasemen sulit lantaran masih belum aman dari ancaman degradasi.

Dia menekankan secara keseluruhan para pemain sudah pernah menerapkan seluruh taktik, walau hasil akhir tak sesuai harapan.

"Saat awal sesi pertama kami coba menguasai bola kemudian menyerang, namun gol (penalti) dari Arema nampaknya berdampak pada motivasi pemain," katanya.

Pemain PSM Rasyid Bakri menyampaikan hasil negatif pada Stadion Kanjuruhan disesalkan oleh semua pemain.

Rasyid yang dimaksud mewakili seluruh pemain PSM mengutarakan permohonan maaf untuk suporter.

Dia menegaskan persiapan berhadapan dengan Persib akan dijalankan lebih besar matang demi mendulang poin maksimal.

Sebagai salah satu pemain senior pada tim, Rasyid berikrar merangkul dan juga memotivasi seluruh punggawa muda.

"Kami bukan boleh saling menyalahkan," tutup dia.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Artificial Intelligence di dalam platform web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.