DKI Jakarta – Mohamed Salah melontarkan kritik tajam dengan mengatakan Liverpool kehilangan identitas permainan tapi bertekad meyakinkan The Reds lolos ke Kejuaraan Champions, tepat sebelum melakoni laga perpisahannya bersatu klub.
"Saya ingin meninjau Liverpool kembali berubah menjadi pasukan dengan permainan 'heavy metal' yang tersebut ditakuti lawan lalu kembali meraih kemenangan berbagai trofi. Itulah sepak bola yang saya tahu cara memainkannya, dan juga itulah identitas yang tersebut harus dipulihkan juga dijaga selamanya," tegas Salah pada Instagram pada Minggu.
Liverpool kalah 2-4 dari Aston Villa pada Hari Sabtu yang dimaksud menghasilkan merekan berada ke kedudukan krusial, pada mana The Reds wajib menaklukkan Brentford pada laga pamungkas Kejuaraan Inggris untuk finis lima besar atau spot terakhir Kompetisi Champions.
Pertandingan berhadapan dengan Brentford hari ini di dalam Anfield juga berubah jadi laga perpisahan Salah, yang digunakan telah lama memutuskan hengkang.
Salah pernah bersitegang dengan ahli kepala Arne Slot serta jajaran petinggi Liverpool.
Melalui unggahan di dalam media sosial pascalaga bertarung dengan Aston Villa, pemain berusia 33 tahun itu kembali mempertanyakan pendekatan sang pelatih.
"Saya sudah menyaksikan klub ini bertransformasi dari kumpulan peragu berubah menjadi merek yang percaya, lalu dari yang dimaksud percaya berubah menjadi juara," tulis Salah.
"Runtuhnya kami juga menelan kekalahan demi kekalahan musim ini sangat menyakitkan dan juga bukan pantas didapatkan oleh penggemar kita."
Salah memberikan peringatan serius keras bahwa standar membesar di Liverpool adalah mutlak lalu tidaklah mampu ditawar.
"Memenangkan satu atau dua pertandingan ke sana-sini bukanlah tujuan utama Liverpool. Semua regu mampu meraih kemenangan pertandingan," tambahnya.
Salah berjanji akan memberikan kemampuan maksimalnya hingga detik terakhir. Dia mengatakan tiket Kompetisi Champions musim depan adalah "syarat minimal" yang mana harus dicapai klubnya.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam web web ini tanpa izin tercatat dari Kantor Berita ANTARA.











