Ibukota – AC Milan resmi mengeluarkan pembimbing Massimiliano Allegri pasca klub melakukan penutupan musim Serie A 2025/26 pada kedudukan kelima dan juga gagal lolos Kejuaraan Champions musim depan.
Keputusan yang disebutkan diberitahukan klub pada Senin, menyusul performa buruk Rossoneri pada akhir musim. Dalam pernyataan resminya, AC Milan memandang penurunan performa grup pada fase akhir kompetisi sebagai kegagalan yang digunakan bukan dapat diterima.
“Periode akhir musim sepenuhnya tidaklah sejalan dengan performa yang mana ditunjukkan sebelumnya, dengan kekalahan mengecewakan pada laga terakhir tadi waktu malam yang digunakan mengubah musim ini berubah menjadi kegagalan yang digunakan tegas lalu tak terbantahkan,” demikian pernyataan klub.
Pemecatan Allegri juga dihadiri oleh langkah perombakan besar pada rangka manajemen sepak bola klub tersebut. Milan memberhentikan beberapa orang petinggi, yakni Giorgio Furlani, Igli Tare, juga Geoffrey Moncada, sebagai bagian dari restrukturisasi menyeluruh untuk mempersiapkan musim depan.
Allegri menyembunyikan musim dengan hasil mengecewakan pasca Milan kalah 1-2 ke domicile dari Cagliari pada Awal Minggu (25/5). Kekalahan yang disebutkan mempertegas kemerosotan performa Rossoneri, yang digunakan belaka mampu meraih satu kemenangan di empat laga terakhir Serie A.
Pelatih berusia 58 tahun itu sejatinya menjalani periode kedua dengan Milan musim ini. Sebelumnya, Allegri pernah menangani Rossoneri pada 2010 hingga Januari 2014 serta sukses menyebabkan klub meraih penghargaan Serie A.
Pada sebagian besar musim ini, Milan sempat bersaing di perebutan gelar kejuaraan Kejuaraan Italia. Namun, performa tim merosot tajam menjauhi akhir kompetisi sehingga merekan finis dalam sikap kelima lalu gagal lolos ke Kejuaraan Champions, aspek yang akhirnya berujung pada pemecatan Allegri.
AC Milan melakukan konfirmasi langkah-langkah pencarian sosok baru untuk mengisi kedudukan penting dalam klub akan segera dilakukan.
“Pengumuman lebih banyak lanjut terkait penunjukan baru akan disampaikan pada waktunya, dengan tujuan agar klub siap juga memiliki persiapan matang untuk musim berikutnya,” demikian pernyataan Milan.










