DKI Jakarta – Pelatih kepala timnas Indonesi John Herdman memohonkan timnya permanen rendah hati setelahnya mengalahkan Oman 3-0 pada FIFA Match Day di dalam Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat.
Ini kemenangan kedua Herdman dengan timnas lalu sekaligus memutus rekor tanpa kemenangan menghadapi Oman selama 38 tahun.
“Kami harus kekal rendah hati. Seperti yang mana dikatakan Emil (Audero), besok kami harus melupakan kemenangan ini serta fokus pada pertandingan berikutnya,” kata Herdman pada jumpa pers pascapertandingan di dalam SUGBK, Jumat.
Laga berikutnya adalah menghadapi Mozambik di tempat identik pada Selasa (9/6) pukul 20.00 WIB.
Indonesia mengincar kemenangan untuk terus berprogres sebagai tim yang digunakan memperbaiki peringkat FIFA.
Herdman menyatakan kualitas permainan timnya tidaklah sempurna, namun pada berhasil mengontrol laga bertarung dengan Oman.
Ia menyimpulkan timnya menunjukkan perkembangan daripada ketika dikalahkan Bulgaria 0-1 pada Maret.
Dia jberterima kasih menghadapi penyelamatan penalti dari Emil pada fase akhir sesi pertama yang mana menciptakan timnya terus memegang momentum.
“Kami akan terus berkembang, terus berusaha, serta berharap para suporter terus datang menyokong pertandingan kami pada hari Selasa nanti. Semoga jumlahnya lebih tinggi banyak lagi,” kata ahli jika Inggris itu.
Herdman berharap timnya melanjutkan hal-hal positif dari pertandingan ini kemudian pada ketika yang digunakan sejenis memperbaiki yang digunakan kurang dari permainan regu Garuda.
“Kami mengawasi hal-hal yang digunakan bagus, tetapi kami juga meninjau area-area yang digunakan harus diperbaiki,” kata dia, seraya mengutarakan masih sejumlah yang wajib ditingkatkan oleh timnya.











