Ibukota Indonesia – Atalanta resmi menunjuk Maurizio Sarri sebagai instruktur kepala baru mereka itu pasca sang pembimbing berpisah dengan klub ibu kota Italia, Lazio.
Pelatih berusia 67 tahun itu dipercaya mengawasi grup utama La Dea untuk menghadapi musim mendatang.
“Atalanta dengan senang hati mengumumkan penunjukan Maurizio Sarri sebagai pembimbing kepala pasukan utama. Sepanjang karier kepelatihannya yang digunakan gemilang, Sarri telah terjadi menangani lebih banyak dari 800 pertandingan profesional, dengan koleksi trofi yang dimaksud mencakup penghargaan Kompetisi Europa UEFA dan juga gelar kejuaraan Serie A,” demikian pernyataan Atalanta melalui web resmi klub pada Senin.
Sarri menggantikan Raffaele Palladino yang dipecat pekan sesudah itu dengan tujuh anggota staf kepelatihannya. Sebelumnya, Sarri juga mengakhiri kontraknya dengan Lazio melalui kesepakatan dengan pada Mei 2026, yang sekaligus menangguhkan periode keduanya menangani klub tersebut.
Kedatangan Sarri menandai pergantian ahli ketiga Atalanta pada kurun waktu satu tahun. Sebelumnya, klub jika Bergamo yang disebutkan menikmati stabilitas selama sembilan tahun dengan Gian Piero Gasperini, yang menyebabkan Atalanta meraih beberapa jumlah pencapaian bersejarah, di antaranya lolos ke Turnamen Champions untuk pertama kalinya serta menjuarai Kejuaraan Europa 2024.
Namun, era pasca kepergian Gasperini berjalan kurang mulus. Penggantinya, Ivan Juric dipecat sebelum Palladino ditunjuk pada November. Di bawah arahan Palladino, Atalanta cuma mampu finis di dalam peringkat ketujuh Serie A musim 2025/26 juga meyakinkan tiket ke Kejuaraan Conference, yang tersebut berubah menjadi sikap terendah merek pada liga sejak musim 2021/22.
Atalanta berubah menjadi klub kelima Serie A yang tersebut ditangani Sarri setelahnya sebelumnya melatih Empoli, Napoli, Juventus, kemudian Lazio. Di luar Italia, dua juga sempat menangani Chelsea pada musim 2018/19 serta sukses mempersembahkan peringkat Kompetisi Europa.
Setelah semata-mata semusim di dalam Stamford Bridge lalu meraih gelar kejuaraan Kompetisi Europa, Sarri kembali ke Italia untuk melatih Juventus. Dia berhasil mempersembahkan peringkat Serie A musim 2019/20, yang berubah menjadi penghargaan liga pertama di karier kepelatihannya, walaupun kemudian dipecat setelahnya Juventus tersingkir dari Turnamen Champions pada putaran 16 besar.
Sarri kemudian bergabung dengan Lazio pada Juni 2021 pasca sempat menganggur selama satu tahun. Dia menyebabkan Biancocelesti finis di peringkat kelima kemudian kedua Serie A sebelum mundur pada Maret 2024.
Sarri kembali ke Lazio 15 bulan kemudian pasca kepergian Marco Baroni, sebelum akhirnya berpisah dengan klub yang disebutkan pada Mei 2026 kemudian menerima tawaran dari Atalanta.











