Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Indonesia tidak ada boleh main santai di Kejuaraan Asia Junior 2026

Negara Indonesia tiada ada boleh main santai di Kejuaraan Asia Junior 2026

DKI Jakarta – Kapten kelompok bulu tangkis kategori junior Negara Indonesia Muhammad Rizki Mubarrok mengemukakan skuad Merah Putih tidak ada boleh main santai ketika menghadapi Kejuaraan Asia Junior 2026 nomor beregu campuran lantaran format relay point menuntut pemain dengan segera siap sejak masuk lapangan.

Indonesia akan mengawali perjuangan dalam Grup D dengan menghadapi Korea Selatan ke Yatsushiro City General Gymnasium, Kumamoto, Jepang, hari terakhir pekan (26/6) pukul 07.00 WIB.

“Saya sudah ada pernah mencoba format relay point ini tahun setelah itu meskipun berbeda konsep dengan yang mana sekarang tapi intinya permanen sama, ini gim-gim pendek yang digunakan cepat jadi kami tiada sanggup main santai. Masuk lapangan tidak ada boleh cari-cari, harus secara langsung in,” kata pemain yang mana akrab disapa Barrok itu di pernyataan resmi PBSI, Kamis.

Nomor beregu campuran Kejuaraan Asia Junior 2026 menggunakan sistem relay point dengan format 55 poin di maksimal tiga gim. Setiap gim terdiri menghadapi lima partai, yakni tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, lalu ganda campuran.

Setiap partai memainkan 11 poin tanpa setting sehingga total poin pada satu gim berjumlah 55. Tim yang dimaksud lebih besar dulu memenangi dua gim pergi dari sebagai pemenang.

Barrok mengungkapkan persiapan Nusantara mendekati laga pertama berjalan cukup baik. Para pemain telah dilakukan menjalani conditioning lalu uji coba lapangan untuk menyesuaikan diri dengan situasi pertandingan.

“Latihan dari keseluruhan telah bisa saja dibilang cukup siap buat hadapi pertandingan pertama besok. Tadi pagi telah conditioning, sore ini jajal lapangan pertandingan untuk penyesuaian situasi,” ujar Barrok.

Menurut Barrok, situasi arena masih membutuhkan adaptasi, khususnya terkait pencahayaan juga arah angin yang tersebut memengaruhi laju kok.

“Di lapangan kondisinya masih agak silau, semoga besok sudah ada lebih besar baik. Selain itu, ada angin yang dimaksud menciptakan pergerakan shuttlecock sedikit tak menentu. Kami harus sanggup cepat beradaptasi dengan ini,” kata Barrok.

Manajer regu Negara Indonesia Eskar Denatara memaparkan kondisi para pemain terus membaik setelahnya tiba di dalam Yatsushiro pada Rabu (24/6) malam. Setelah menjalani conditioning, kondisi atlet disebut sudah ada berada di dalam kisaran 90 persen.

“Jadi sore ini para atlet di situasi yang dimaksud semakin fit, memang sebenarnya belum 100 persen pasca perjalanan cukup panjang kemarin namun pasca conditioning pagi tadi, sekarang sudah ada kurang lebih lanjut 90 persen,” kata Eskar.

Eskar mengatakan laga berhadapan dengan Korea Selatan tidak ada akan simpel oleh sebab itu kedua negara memiliki tradisi kuat pada bulu tangkis. Karena itu, Indonesia berharap para pemain mampu mengeluarkan kemampuan terbaik sejak pertandingan pertama.

“Kesiapan fisik, mental, taktik strategi itu telah kami lakukan dengan sebaik mungkin. Yang pasti di dalam match pertama besok kami berharap para atlet bisa jadi mengeluarkan prospek terbaik merekan bahkan lebih, untuk memberikan awal yang dimaksud baik dalam Kejuaraan Beregu Asia Junior kali ini,” ujar Eskar.

Indonesia tergabung pada Grup D dengan Korea Selatan, Makau, kemudian Malaysia. Setelah menghadapi Korea Selatan, Negara Indonesia dijadwalkan menghadapi Makau pada Hari Sabtu (27/6), kemudian Tanah Melayu pada Hari Minggu (28/6).

Nomor beregu campuran Kejuaraan Asia Junior 2026 berlangsung pada 26-30 Juni, sedangkan nomor perseorangan dijadwalkan pada 1-5 Juli.