Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Schmid rebut kemenangan etape ke-13 Tour de France 2026

Schmid rebut kemenangan etape ke-13 Tour de France 2026

Ibukota – Pembalap Jayco AlUla Mauro Schmid memenangi etape ke-13 Tour de France 2026 pasca mengalahkan Harold Tejada (XDS Astana) pada sprint menuju garis finis di Belfort, Prancis, Hari Jumat (17/7), pada etape terpanjang edisi tahun ini sejauh 205,8 kilometer.

Schmid menegaskan kemenangan pasca melancarkan serangan dengan Tejada pada turunan Ballon d’Alsace lalu mempertahankan keunggulan hingga finis. Tom Pidcock (Pinarello Q36.5) melengkapi podium pada sikap ketiga dengan selisih dua detik.

“Saat ini saya masih sulit mempercayainya. Hari ini sangat berat sejak awal. Seluruh pasukan bertekad masuk ke breakaway karena beberapa hari terakhir kami telah mencobanya, tetapi belum berhasil,” kata Schmid, dikutipkan dari laman resmi Tour de France, Sabtu.

Pembalap selama Swiss itu menyatakan kemenangan yang disebutkan merupakan hasil kerja keras seluruh anggota Jayco AlUla. Menurut dia, para rekan setimnya berperan penting pada merawat peluangnya meraih kemenangan, diantaranya Luke Plapp yang mengawal pergerakan para pengejar, juga Michael Matthews dan juga Ben O’Connor yang tersebut membantu pada waktu pendakian.

“Ini adalah kemenangan tim, bukanlah belaka kemenangan saya. Saya memang benar yang digunakan beruntung mampu finis terdepan, tetapi semua warga dalam grup bekerja sangat keras untuk hasil ini,” ujar Schmid.

Etape ke-13 berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal lomba. Upaya membentuk breakaway baru berhasil setelahnya pertarungan lebih banyak dari 100 kilometer yang mana kemudian menciptakan kelompok terdepan berisi 57 pembalap.

Pidcock berubah jadi salah satu peserta balap paling agresif dengan mengawasi pendakian Ballon d’Alsace, tanjakan kategori 1 yang berubah menjadi ikon Tour de France. Namun, Schmid memanfaatkan turunan untuk menyerang dengan Tejada lalu membuka jarak dari kelompok pengejar.

Memasuki empat kilometer terakhir, Schmid mengaku sempat mengalami kram serta memilih berada di dalam belakang Tejada hingga momen sprint terakhir.

“Saya melancarkan sprint sedikit terlambat kemudian sempat khawatir kembali kehilangan kemenangan etape seperti tahun sesudah itu pada Toulouse. Namun, saya masih miliki tenaga dan juga akhirnya berhasil meraih kemenangan,” kata Schmid.

Kemenangan itu bermetamorfosis menjadi penebusan bagi Schmid setelahnya nyaris memenangi etape Tour de France musim lalu.

“Saya bekerja sangat keras untuk meraih kemenangan ini. Saya mungkin saja masih membutuhkan beberapa jam untuk benar-benar menyadari apa yang mana sudah terjadi hari ini oleh sebab itu pada waktu ini saya masih sulit berkata-kata,” ujar atlet sepeda berusia 26 tahun tersebut.