DKI Jakarta – Polres Metro Ibukota Indonesia Pusat permanen melanjutkan penyelidikan melawan laporan dugaan penculikan terhadap seseorang atlet golf berinisial JW meskipun pelapor sudah mengajukan pencabutan laporan.
Kasat Reskrim Polres Metro Ibukota Pusat, AKBP Roby Heri Saputra memaparkan penyidik belum menghentikan tahapan penyelidikan akibat masih wajib memverifikasi ada atau tidaknya unsur aksi pidana pada kejadian tersebut.
“Pada hari Hari Minggu (19/7) pelapor datang ke Polres Metro Ibukota Indonesia Pusat untuk mencabut laporan. Namun kami dari Polres Metro Ibukota Pusat belum menghentikan penyelidikan dikarenakan kami masih belum menemukan informasi perkara yang mana sebenarnya terjadi, apakah ada perbuatan pidana pada insiden tersebut,” kata Roby di keterangannya di Jakarta, Selasa.
Roby menjelaskan, polisi sebelumnya menerima laporan dari manusia perempuan berinisial NA yang digunakan merupakan teman korban.
Dalam laporannya, NA menyampaikan penderita berinisial JW diduga bermetamorfosis menjadi orang yang terdampar penculikan ke Warung Makan Saung Kita, kawasan Mangga Besar, Ibukota Pusat, pada Mulai Pekan (13/7).
Saat itu, korban diduga didatangi lima pemukim yang tersebut kemudian mengakibatkan paksa korban pergi dari restoran tersebut.
Sejak menerima laporan, kata Roby, penyidik telah terjadi melakukan kumpulan langkah penyelidikan, mulai dari memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi, memohonkan informasi para saksi, hingga menuju ke rumah korban dan juga penduduk tua korban.
Meski demikian, hingga saat ini keberadaan orang yang terdampar masih belum diketahui.
“Ada kemungkinan tidaklah berada di Pusat Kota Jakarta, namun kami masih melakukan penyelidikan sampai menemukan apakah benar kejadian ini muncul berhadapan dengan kemauan penderita atau memang sebenarnya ada dugaan langkah pidana penculikan seperti yang tersebut dilaporkan di dalam awal,” katanya.
Roby menegaskan penyelidikan akan terus direalisasikan untuk memperoleh fakta yang digunakan sebenarnya sehingga dapat dipastikan apakah kejadian yang disebutkan mengandung unsur pidana atau tidak.
Hingga kini, penyidik masih menghimpun alat bukti kemudian informasi saksi untuk mengungkap kejadian yang dimaksud secara menyeluruh.















