Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Polisi usut perkara wanita terkunci di dalam sebuah “daycare” dalam Tangsel

Polisi usut perkara wanita terkunci ke pada sebuah “daycare” di Tangsel

DKI Jakarta – Kepolisian Bagian (Polsek) Ciputat Timur, Polres Tangerang Selatan, mengusut insiden manusia wanita yang digunakan terkunci dari luar di dalam di sebuah ruko penitipan anak (daycare) di dalam kawasan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat.

​Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Sodiq di dalam Tangerang Selatan, Selasa, mengungkapkan bahwa insiden yang dimaksud terjadi pada Awal Minggu (20/7) malam.

Pihaknya menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan panggilan darurat (Call Center) 110 terkait dugaan penyekapan yang tersebut dipicu oleh hambatan sewa tempat.

​”Laporan masuk dari Saudara berinisial M yang dimaksud mengumumkan pasangannya, berinisial ES, terkunci dari luar selama kurang tambahan dua jam oleh khalayak tak dikenal ke dalam daycare,” kata Bambang.

​Menindaklanjuti laporan tersebut, pelaku piket fungsi Polsek Ciputat Timur dengan segera datang ke tempat kejadian perkara (TKP).

“​Setibanya dalam lokasi pada pukul 21.40 WIB, orang yang terluka didapati masih terkurung dalam pada ruko yang tersebut difungsikan sebagai home care, baby spa, juga mes tempat tinggal bidan tersebut,” kata Bambang.

Kemudian, pihaknya berkoordinasi dengan tenaga pemadam kebakaran (Damkar) Daerah Perkotaan Tangerang Selatan untuk tahapan penyelamatan.

​”Sekitar pukul 22.08 WIB, personel piket sama-sama tim penyelamat (rescue) Damkar bekerja sejenis melakukan evakuasi. Korban berhasil dikeluarkan dari lantai dua bangunan dibantu menggunakan tangga,” ujarnya.

​Berdasarkan hasil pemeriksaan awal ke lokasi, baik saksi maupun korban bukan meninjau siapa yang mana mengunci ruko dari luar.

“Gembok yang digunakan digunakan adalah milik daycare tersebut, namun anehnya gembok dikunci dari luar sedangkan kunci gembok berada pada di bangunan,” kata Bambang

​Setelah orang yang terdampar berhasil dievakuasi dengan selamat, beberapa barang berharga masih tertinggal di dalam lokasi, dalam antaranya satu unit kendaraan beroda dua motor, alat elektronik seperti laptop juga tablet, televisi, pakaian, juga dokumen perusahaan dan juga pribadi milik korban.

​Sebagai tindakan lanjut kepolisian guna mengungkap motif dalam balik kejadian tersebut, Bambang menegaskan bahwa pihaknya akan memanggil pengelola atau pemilik ruko.

​”Hari ini, piket Reskrim akan memanggil pemilik daycare yang disebutkan untuk dapat menjelaskan permasalahan yang dimaksud sempat menyebabkan gaduh di masyarakat,” kata Bambang.