Pelatih Aston Villa Unai Emery berusaha mengalihkan ekspektasi dari timnya jelang bentrok Piala Super UEFA pada Rabu, dengan menegaskan bahwa juara Liga Champions Paris Saint-Germain adalah favorit yang jelas. Klub asal Midlands itu sedang mempersiapkan penampilan pertama mereka di ajang bergengsi tersebut sejak 1982 setelah keberhasilan dramatis mereka menjuarai Liga Europa musim lalu.
Emery mengutamakan mantan klubnya
Emery sangat sadar bahwa sorotan akan tertuju penuh pada Paris Saint-Germain saat kedua tim bertemu di Salzburg pekan ini. Berbicara dalam konferensi pers pralaga, pria asal Spanyol itu ingin mengalihkan beban ekspektasi kepada raksasa Prancis tersebut, yang memastikan tempat mereka di pertandingan ini dengan menjuarai Liga Champions.Emery mengatakan kepada para reporter: “Kami akan mencoba menyampaikan pesan itu ke ruang ganti, mempersiapkan pertandingan dengan mengetahui bahwa mereka merasa sebagai favorit. Karena tentu saja memang begitu.” Bagi Villa, pertandingan ini menjadi puncak dari kebangkitan luar biasa di bawah Emery, sementara PSG ingin menegaskan statusnya sebagai kekuatan dominan dalam sepakbola Eropa.Terlepas dari kesenjangan sumber daya, Emery memanfaatkan pengalaman masa lalu untuk memupuk keyakinan timnya. Ia mengenang pertemuan sebelumnya dua tahun lalu ketika kedua tim berhadapan di perempat-final Liga Champions, seraya mencatat bahwa meski kalah, penampilan itu membuktikan mereka bisa bersaing.

Dilema pemilihan pemain untuk Aston Villa
Persiapan untuk laga akbar di Austria menjadi rumit karena absennya sejumlah pemain inti tim utama. Emery mengonfirmasi bahwa sosok-sosok kunci termasuk Emi Martinez, Ezri Konsa, dan Ollie Watkins tidak ikut terbang ke Salzburg setelah menjalani agenda internasional mereka sepanjang musim panas.Sang manajer membela keputusannya memberi mereka libur tambahan, dengan menjelaskan: “Mereka mengakhiri musim pada 19 Juli dan saya memberi mereka libur selama empat pekan, saya pikir itu sepenuhnya diperlukan.Kedalaman skuad akan kembali diuji oleh absennya rekrutan musim panas Manzambi, yang menepi karena cedera. Namun, klub mendapat dorongan dari dana pencairan bernilai jutaan poundsterling karena lolos ke ajang tersebut, yang bisa terbukti sangat vital pada pekan-pekan terakhir bursa transfer. Emery juga menanggapi kaitan dengan Joao Palhinha, pemain yang tetap berada di daftar teratas target klub. “Pada pekan-pekan terakhir bursa, pemain bisa berpindah. Saya tidak membicarakan pemain tertentu, tetapi kita semua tahu Palhinha.
Krisis persiapan Luis Enrique
Sementara Emery mengatur waktu istirahat skuadnya, pelatih PSG Luis Enrique blak-blakan soal frustrasinya sendiri terkait ketersediaan pemain. Pelatih asal Spanyol itu kesulitan menjalani pramusim yang terpecah karena para bintang baru kembali terlambat setelah Piala Dunia. Enrique mengungkapkan kekhawatirannya saat menjalani tugas media, dengan terkenal mengatakan: “Saya tidak punya pemain. Beberapa pemain kembali pada Senin, dan yang lainnya kembali pekan lalu.”Ia mencatat bahwa minimnya menit bermain bagi individu tertentu membuat sulit untuk memprediksi siapa yang bisa bertahan sepanjang durasi pertandingan. “Tahun lalu luar biasa, dan tahun ini juga,” jelasnya. “Dari segi persiapan, sulit untuk mengatur jumlah menit yang bisa dimainkan setiap pemain. Kami akan berusaha bermain di level terbaik yang memungkinkan.”











