Macanbolanews

Platform Berita Viral & Eksklusif Terpercaya

Pensiun dari timnas bukanlah akhir: 4 mimpi besar yang menghantui Lionel Messi

Lionel Messi

Dari Ballon d’Or ke Gelar Ke-50

Setelah Lionel Messi mengumumkan pensiun dari sepak bola internasional bersama timnas Argentina, sang legenda “Tango” menutup lembaran persaingan gelar dengan seragam negaranya, namun ia masih memiliki banyak target yang ingin dicapainya pada periode mendatang, baik bersama Inter Miami maupun dalam perjalanannya di luar lapangan hijau.

Setelah masa penuh ketidakpastian mengenai masa depannya, Messi mengumumkan pada Senin kemarin bahwa ia mengakhiri perjalanan internasionalnya bersama Argentina, melalui unggahan di akun “Instagram” miliknya, setelah timnas negaranya kalah dari Spanyol dengan skor 1-0 lewat perpanjangan waktu di final Piala Dunia.

Messi meninggalkan timnas Argentina sebagai salah satu legenda sepak bola paling menonjol, setelah menjalani 207 pertandingan internasional dengan mencetak 125 gol, dan meraih enam gelar, yang paling menonjol adalah Piala Dunia 2022.

Meskipun telah berusia 39 tahun dan telah meraih sebagian besar hal yang dapat diimpikan oleh seorang pesepak bola, “La Pulga” tampaknya belum siap untuk berhenti, dan masih ada sejumlah target yang ingin dicapainya.

Ballon d’Or kesembilan: Akankah Messi menciptakan kejutan?

Di level olahraga, Messi masih menunjukkan performa yang kuat, yang terlihat jelas saat menghadapi Montreal pada Minggu, ketika ia mencetak 4 gol dalam kemenangan Inter Miami dengan skor 7-1.

Bintang Argentina itu juga saat ini memuncaki daftar pencetak gol terbanyak Liga Amerika dengan koleksi 18 gol.

Messi terikat kontrak dengan Inter Miami hingga tahun 2028, meskipun klub Amerika itu tidak akan menghalanginya jika ia memutuskan untuk pensiun sebelum kontraknya berakhir.

Menurut “Marca”, hubungan antara kedua pihak bisa berlanjut bahkan setelah Messi pensiun, karena para pejabat klub bersiap memberinya bagian kepemilikan klub, di samping peran dalam struktur organisasi.

Sebelum memikirkan fase pasca-pensiun, Messi, yang telah meraih Ballon d’Or delapan kali, tetap menjadi kandidat yang mampu bersaing untuk penghargaan kesembilan, setelah penampilan besar yang ia tunjukkan di Piala Dunia, di mana ia mencetak 8 gol dalam 8 pertandingan.

Messi memang bukan kandidat terkuat untuk penghargaan tersebut, namun dengan tidak adanya nama yang menonjol secara jelas dalam persaingan ini, ia tetap menjadi pesaing serius untuk Ballon d’Or yang dijadwalkan diumumkan Oktober mendatang.

50 gelar: Target baru dalam perjalanan Messi

Messi juga membidik untuk mencapai batas 50 gelar sepanjang karier profesionalnya, setelah koleksinya saat ini mencapai 48 gelar.

Ia akan memiliki target meraih gelar baru di Liga Amerika, setelah Inter Miami berhasil memenangkan turnamen tersebut pada tahun 2026, di samping upaya membawa tim menuju gelar Liga Champions CONCACAF pada tahun 2028, sebuah turnamen yang belum pernah dimenangkan oleh klub milik David Beckham itu.

Messi merencanakan masa pasca-pensiun

Sejalan dengan target olahraganya, Messi sudah benar-benar mulai bersiap untuk fase pasca-pensiun dari sepak bola.

Bintang Argentina itu pada tahun 2026 telah mengakuisisi klub Unió Esportiva Cornellà, yang bermain di kompetisi divisi ketiga Spanyol “Tercera Federación” di wilayah Catalunya, dan ia berambisi mengubahnya menjadi proyek olahraga besar.

Langkah ini menunjukkan kemungkinan keterikatan Messi dengan Catalunya selama fase pasca-pensiun, karena ia masih mempertahankan rumah dan hubungan kuatnya dengan wilayah tersebut sejak kepergiannya dari Barcelona ke Paris Saint-Germain pada tahun 2021, dalam sebuah keputusan yang tidak ia inginkan.

Dengan dianggap oleh banyak orang sebagai pesepak bola terbaik sepanjang sejarah, Messi tidak akan kekurangan tawaran setelah pensiun, terutama dalam peran yang terkait dengan kedutaan olahraga dan tampil sebagai duta bagi berbagai pihak.

Ia juga secara alami akan hadir dalam kampanye dan acara khusus para sponsornya yang banyak, di samping mengalokasikan lebih banyak waktu untuk keluarganya, yang selalu menjadi sandaran utama baginya sepanjang kariernya.

Namun tampaknya semua itu bisa menunggu sejenak, karena Messi, meskipun pensiun dari sepak bola internasional, belum mengucapkan kata terakhirnya di sepak bola.