Arsenal menjaga start sempurna mereka di musim Premier League dengan kemenangan comeback 2-1 yang penuh perjuangan atas rival sesama London, Chelsea, di Stadion Emirates. Meski sempat tertinggal oleh gol cepat di awal laga, tim asuhan Mikel Arteta menunjukkan kematangan taktik dan penyelesaian akhir klinis yang menjadi ciri perjuangan mereka dalam perburuan gelar belakangan ini, sekaligus mengamankan tiga kemenangan dari tiga pertandingan pembuka.
Arsenal merespons kejutan awal
Juara bertahan Arsenal memberikan respons layaknya juara pada Minggu, bangkit dari kemunduran awal untuk meraih kemenangan atas Chelsea yang jor-joran belanja dalam derby London yang sengit di Emirates Stadium. Tim asuhan Xabi Alonso mengejutkan publik tuan rumah dalam dua menit pertama ketika rekrutan musim panas senilai £117 juta, Morgan Rogers, mencetak gol lewat tendangan voli setelah Arsenal gagal mengantisipasi tendangan bebas berbahaya Reece James.
Namun, awal impian Chelsea itu segera dibayangi oleh masalah pertahanan mereka yang terus berlanjut. Menjelang laga ini tanpa nirbobol dalam 18 pertandingan Premier League secara beruntun, tim Alonso ditekan ke belakang dan dipaksa menahan gempuran Arsenal tanpa henti seiring berjalannya babak pertama.

Havertz menghantui mantan klubnya
Tekanan tanpa henti Arsenal akhirnya membuahkan hasil di pertengahan babak pertama. Setelah Emiliano Martinez melakukan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan Bukayo Saka, dan baik Jorrel Hato maupun Wesley Fofana membuat blok pertahanan krusial, Arsenal menemukan gol penyeimbangnya pada menit ke-25. Kai Havertz kembali menghantui mantan klubnya, menaklukkan Martinez di tiang dekat dengan penyelesaian yang presisi.
Meski sempat disamakan, Chelsea, yang menghabiskan hampir £350 juta pada bursa transfer musim panas, nyaris memulihkan keunggulan mereka sebelum turun minum. James menguji David Raya dengan tembakan keras dari jarak jauh, sebelum Pedro Neto membentur tiang gawang usai melakukan aksi individu brilian.
Odegaard memberikan pukulan penentu
Momen penentu datang tak lama setelah jeda melalui kapten inspiratif Arsenal. Martin Odegaard memastikan kemenangan pada menit ke-50, dengan ketenangan luar biasa saat menyambar dummy cerdik Havertz dan menceploskan bola melewati Martinez, yang menjadi gol kedua pemain Norwegia itu dalam tiga penampilan Premier League musim ini.
Chelsea menolak menyerah tanpa perlawanan, mengerahkan segalanya ke depan pada menit-menit akhir demi mencuri satu poin. Pemain pengganti Estevao sempat mengira dirinya telah menyamakan kedudukan tepat di penghujung laga, tetapi Raya melakukan penyelamatan fantastis dengan ujung jari untuk menjaga keunggulan Arsenal dan mengamankan tiga poin penuh.

Menatap kompetisi Eropa dan pertandingan liga yang akan datang
Kemenangan ini membuat Arsenal menyamai koleksi sembilan poin milik pemuncak klasemen Manchester City di puncak klasemen Premier League. Tim asuhan Arteta kini mengalihkan fokus ke tugas di Eropa saat bertandang menghadapi Napoli di Liga Champions UEFA pada Rabu, sebelum kembali ke kompetisi domestik dengan lawatan untuk menghadapi Sunderland pada Sabtu.
Sementara itu, Chelsea berada di peringkat keempat klasemen dengan enam poin dari tiga pertandingan pembuka mereka. Chelsea akan berusaha bangkit saat menjamu tim promosi Hull City di Stamford Bridge pada Sabtu.










