PYONGYANG – Korea Utara (Korut) diam-diam sudah mendirikan juga mengoperasikan pangkalan rudal strategis tercanggihnya pada dekat perbatasan China. Lembaga think tank menyampaikan peringatan bahwa pangkalan rudal rahasia rezim Kim Jong-un ini akan menjadi ancaman nuklir bagi Amerika Serikat (AS) dan juga sekutunya dalam Asia Timur.
Pangkalan di area Sinpung, Provinsi Pyongan Utara, yang tersebut terletak 27 kilometer (17 mil) dari perbatasan dengan China, diduga menampung unit seukuran brigade yang mana dilengkapi dengan enam hingga sembilan rudal balistik antarbenua berkemampuan nuklir serta peluncur mobile-nya. Demikian laporan Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang diterbitkan hari Rabu.
“Rudal-rudal ini memunculkan prospek ancaman nuklir bagi Asia Timur serta Amerika Serikat daratan,” imbuh laporan lembaga think tank tersebut, sebagaimana dikutipkan dari Bloomberg, hari terakhir pekan (22/8/2025).
Baca Juga: Kim Jong-un Desak Ekspansi Cepat sekali Senjata Nuklir Korut, Sebut AS-Korsel Picu Perang
“Penilaian pada waktu ini menunjukkan bahwa selama masa krisis atau perang, peluncur lalu rudal ini akan pergi dari dari pangkalan, bertemu dengan penyimpanan hulu ledak khusus, unit transportasi, lalu melakukan operasi peluncuran dari lokasi-lokasi pra-survei yang tersebar,” imbuh laporan itu, mengutip citra satelit.
Menurut laporan itu, perkembangan pangkalan rudal rahasia yang disebutkan dimulai sekitar tahun 2004 lalu sebagian besar prasarana sudah dibangun juga beroperasi pada tahun 2014. Kompleksnya terlihat terus dikembangkan sejak pada waktu itu.
Kementerian Keamanan Korea Selatan menyatakan pihaknya memantau secara ketat aktivitas nuklir lalu rudal Korea Utara, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut lanjut.











