JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan bahwa para duta rakyat bukan mengambil bagian terlibat pada perumusan kebijakan tunjangan rumah DPR . Tunjangan ini diberikan setelahnya delegasi rakyat tak lagi mendapatkan rumah dinas.
Dasco mengaku tak mengetahui secara pasti dari mana ide ini awalnya. Hanya saja, ia meyakinkan tunjangan rumah dinas itu tidak datang dari para delegasi rakyat.
“Saya kurang jelas itu kemudian diputuskannya itu. Biasanya diputuskannya di dalam Menkeu,” kata Dasco di tempat Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen , Senayan, Jakarta, Selasa (26/8/2025).
Namun, ia menduga dengan kuat usulan besaran tunjangan rumah dinas anggota DPR RI ini pasti dari pihak Sekretariat Jenderal DPR RI.
Baca Juga: Dasco Tegaskan Tunjangan Rumah DPR Hanya sampai Oktober 2025















