James Toney mengungkapkan petinju ini pemilik pukulan terkeras yang tersebut pernah yang dihadapi – bukanlah Evander Holyfield atau Roy Jones Jr. lantas siapa? James Toney adalah salah satu petinju paling mahir bertahan yang tersebut pernah ada pada melawan ring, tetapi satu pukulan yang digunakan menembus pertahanannya membuatnya ‘melihat tiga pukulan’.
Pukulan yang mana dimaksud datang dari petinju bertangan keras dengan syarat Puerto Rico, Merqui Sosa, yang digunakan beradu tinju dengan Toney pada Januari 1991 ketika keduanya merupakan calon petinju tak terkalahkan yang mana ingin menorehkan nama. Pertarungan itu menunjukkan kilasan-kilasan awal dari petinju yang tersebut kelak akan menjadi Toney, dengan “Lights Out” mendominasi hampir setiap ronde.
Baca Juga: Lennox lewis Raja Kelas berat Tak Terbantahkan Terakhir sebelum Dirusak Usyk
Serangan balik Toney yang dimaksud tajam lalu atletismenya yang dimaksud superior terbukti terlalu kuat bagi Sosa, tetapi itu tiada menghalangi petarung tangguh itu untuk maju dengan susah payah seperti orang kesurupan. Di ronde ketiga, Toney menghujani Sosa dengan rentetan pukulan yang tepat sasaran. Namun, patut dipuji, petinju yang mana tak diunggulkan itu bangkit kembali juga menggoyahkan Toney di tempat ronde yang tersebut sama.
Bertahun-tahun kemudian, pada ciri ‘best I faced’ pada Majalah Ring, Toney memuji Sosa sebagai petinju dengan pukulan terkeras yang tersebut pernah dihadapinya. “Pound-for-pound, Sosa yang paling menyakitkan saya,” kata Toney.
“Saya tiada akan pernah melupakan pertarungan itu, kami bertarung pada acara ESPN pada Atlantic City pada hari Minggu. Saya menyerangnya seperti yang digunakan saya lakukan pada semua orang pada waktu itu, kemudian pukulan sialan itu begitu keras di area ronde ketiga hingga saya mengamati three-pointer di dalam tiga ronde berikutnya. Dia tahu cara memukul, dan juga beliau begitu canggung sehingga saya tiada sanggup mengatur waktunya, lalu ia menghantam saya tepat di dalam kepala,” Toney membeberkan.
Hasil pertandingan tampak telah dapat ditebak ketika bel akhir berbunyi, tetapi salah satu juri secara mengejutkan memberi kemenangan 114-113 untuk Sosa. Untungnya, dua juri lainnya memperhatikan dan juga dengan tepat memberikan kemenangan terhadap Toney.















