Sepak bola Indonesia kembali kehilangan sosok pentingnya. Oyong Liza, mantan pemain Timnas Indonesia era 1970-an sekaligus pilar Persija Ibukota , meninggal dunia pada Awal Minggu (8/9/2025) pada usia 79 tahun.
Prosesi pemakaman dilaksanakan Selasa (9/9/2025) siang di tempat Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jeruk Purut, Ibukota Selatan. Suasana haru menyelimuti keluarga, kerabat, kemudian rekan-rekan sejawat yang tersebut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir. Sejumlah mantan pemain nasional turut datang, termasuk Anjas Asmara, sementara adik almarhum, Ishak Liza—juga mantan pemain Timnas juga Persija—menaburkan bunga di tempat pusara sang kakak.

Mantan pemain Timnas juga juga Persija Ishak Liza yang merupakan adik dari Almarhum Oyong Liza menaburkan bunga pada acara proses pemakaman. Foto:SINDOnews/HO/Ramadhan Adiputra
Semasa terlibat bermain, Oyong dikenal sebagai sosok tangguh dalam lini belakang. Ia pernah mengakibatkan Timnas Indonesia menahan imbang Manchester United 0-0 pada laga persahabatan bersejarah tahun 1975. Dua tahun berselang, ia kembali mengukir prestasi dengan Persija dengan menumbangkan regu Negeri Matahari Terbit satu-nol pada 1977, kemenangan yang dimaksud menambah panjang daftar pencapaiannya.
Kepemimpinannya di area lapangan membuatnya dihormati baik oleh kawan maupun lawan.

Kini, jenazah Oyong Liza telah lama dimakamkan, namun jejak dedikasi serta teladannya masih abadi di sejarah sepak bola Indonesia. Bagi Persija, Timnas, serta seluruh pencinta sepak bola nasional, kepergiannya meninggalkan sejarah yang digunakan sulit tergantikan.















