macanbolanews.com Diananda masih bertahan juga bersiap untuk fase 16 besar besok melawan atlet dari Amerika Serikat
Jakarta – Atlet panahan Indonesia Diananda Choirunisa melaju ke putaran 16 besar pasca mengalahkan Kumari Deepika dari India dengan skor 6-4 dalam nomor recurve women event Hyunday Archery World Cup 2025 di area Korea Selatan.
"Diananda masih bertahan lalu bersiap untuk fase 16 besar besok melawan atlet dari Amerika Serikat," kata Wakil Ketua Umum II Lingkup Pembinaan lalu Prestasi Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (PB Perpani) Abdul Rasak ketika dihubungi dari Jakarta, Kamis.
Abdul yang digunakan turut mendampingi pasukan panahan Indonesia di kompetisi yang dimaksud menjelaskan, Diananda merupakan satu-satunya perwakilan pasukan panahan Indonesia yang digunakan masih bersaing pada perlombaan tersebut.
Sebelumnya, atlet Yurike Nina Bonita Pereira juga melaju cukup terpencil hingga kandas di area putaran delapan besar. Demikian pula regu beregu putri yang tersebut juga menembus hingga putaran delapan besar.
Sedangkan, regu beregu putra kandas lebih besar awal dalam sesi penyisihan.
Abdul berharap pada putaran selanjutnya, Diananda terus menunjukkan performa terbaik untuk mengatasi lawan-lawan sehingga bisa jadi melangkah jarak jauh pada perlombaan itu.
"Semoga Dinanda dapat tampil konsisten hingga menembus fase final," katanya.
Dalam Kejuaraan Planet Panahan itu, PB Perpani menerjunkan sebanyak 12 atlet sebagai bagian dari persiapan untuk menghadapi event SEA Games 2025 yang digunakan akan berlangsung di dalam Thailand pada Desember mendatang.
Berikut daftar 12 atlet panahan Indonesia yang dimaksud akan berlaga Hyundai Archery World Cup 2025.
1. Riau Ega Agata Salsabilla
2. Ahmad Khoirul Baasith
3. Arif Dwi Pangestu
4. Diananda Choirunisa
5. Rezza Octavia
6. Ayu Mareta Dyasari
7. Sostar Andaru Rinaldi
8. Prima Wisnu Wardhana
9. M. Ryan Hidayat
10. Nurisa Dian Ashrifah
11. Ratih Zilizaty Fadhly
12. Yurike Nina Bonita Pereira.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk Teknologi AI dalam situs web ini tanpa izin tertoreh dari Kantor Berita ANTARA.















