CUPERTINO – Setelah tiga tahun penantian, Apple akhirnya membuka tirai untuk putaran selanjutnya dari evolusi perangkat audio personalnya. Dini hari tadi waktu Indonesia, pada acara peluncuran tahunannya, perusahaan raksasa itu memperkenalkan AirPods Pro 3.
Namun, ini tidak sekadar pembaruan biasa. Apple secara ambisius mengubah definisi sebuah earbud, menyulapnya dari alat untuk mendengarkan musik menjadi asisten kondisi tubuh dan juga komunikasi canggih yang digunakan melekat di tempat telinga Anda.
AirPods Pro 3 dibanderol USD249 (sekitar Rp4 juta) lalu akan mulai dikirimkan pada 19 September mendatang. Ini adalah adalah pernyataan tegas tentang visi masa depan Apple untuk teknologi “hearables”.
Revolusi Kesehatan: Sensor Detak Jantung di dalam Telinga

Fitur paling radikal yang tersebut disematkan adalah sensor detak jantung. Apple berhasil menanamkan sensor detak jantung terkecil yang dimaksud pernah mereka itu buat ke di bodi mungil AirPods Pro 3.
Menggunakan teknologi photoplethysmography (PPG), sensor ini bekerja dengan cara menyorotkan cahaya inframerah ke aliran darah di area di telinga sebanyak 256 kali per detik untuk mendapatkan pembacaan detak jantung yang mana akurat.















